Isu Janin Pindah ke Rahim Ibu Lain, Itu "Missed Abortion"

Fenomena janin berpindah rahim yang dipercaya terjadi pada kakak dan adik ipar, Zumiyati (35) dan Ida Ariyani (30), warga Dusun Watugajah

Tayang:
Editor: tea

TRIBUNJOGJA. COM, UNGARAN  - Fenomena janin berpindah rahim yang dipercaya terjadi pada kakak dan adik ipar, Zumiyati (35) dan Ida Ariyani (30), warga Dusun Watugajah, Desa Candirejo, Pringapus, Kabupaten Semarang mendapat tanggapan dari orang nomor satu di Bumi Serasi ini.

Bupati Semarang Mundjirin, yang adalah dokter spesialis kandungan ini menilai fenomena tersebut muncul karena masyarakat pedesaan masih lekat dengan kepercayaan kuno yang turun temurun dari nenek moyang.

“Hal-hal seperti itu sudah ada dari dulu. Entah itu janin atau bayi hilang karena dicolong (dicuri) genderuwo atau hal-hal berbau mistis lainnya,” ungkap Mundjirin, Selasa (9/9/2014) siang.

Bupati menuturkan bahwa pada tahun 2009-2010 lalu, masayarakat sempat digegerkan dengan pemberitaan seorang pria yang diyakini hamil. Perut dari Triyono, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Bringin membesar layaknya wanita hamil. Bahkan isi dari perut Triyono bergerak-gerak mirip gerakan janin.

“Tapi setelah diperiksa, perutnya membesar karena ada tumor,” kata dia.

Ia menganggap fenomena tersebut sebagai hal yang biasa yang terjadi di masyarakat, sehingga dia tidak menginstruksikan adanya penanganan khusus terhadap kedua wanita yang diyakini mengalami kepindahan janin.

“Biarkan saja, tidak perlu ditanggapi berlebihan, di tingkat masyarakat juga tidak ada keresahan,” ucap Mundjirin.

Dari tinjauan medis, menurut Mundjirin yang juga Direktur RS Bina Kasih ini, hilangnya janin bisa dipicu kesalahan diagnosa atau missed abortion. Wanita tersebut sebenarnya memang hamil namun janinnya mati dalam perut hingga akhirnya mengecil dan membuat perut nampak kembali normal.

Ketika informasi itu didengar masyarakat yang masih kental dengan kepercayaan kuno maka akan dikaitkan dengan hal-hal mistis. “Jadi kalau hilang betul sepertinya tidak mungkin. Dan jika memang ada wanita lain yang hamil, itu karena memang wanita itu hamil, bukan karena ada perpindahan,” tegasnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved