Industri Kreatif Digital Yogya
34% Industri Kreatif Digital Jogja Berorientasi Pasar Internasional
Potensi industri kreatif digital tak mengenal batas teritorial karena basis digitalnya menunjukan orientasi pasar yang luar biasa.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Potensi industri kreatif digital tak mengenal batas teritorial karena basis digitalnya menunjukan orientasi pasar yang luar biasa. Mereka bisa memiliki kantor di mana saja, dan mereka juga bisa memiliki orientasi pasar di mana saja, termasuk menyasar pasar internasional, nasional maupun lokal.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Jogja Digital Valley bersama dengan Merah Institute, diperoleh informasi mengenai orientasi pasar dari sekitar 156 perusahaan kreatif digital di Yogya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34,21% atau 59 perusahaan menyatakan berorientasi pasar internasional, 59,87% atau 119 perusahaan berorientasi nasional, sementara hanya 5,92% yang berorientasi lokal.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam laporan hasil survei yang diterima tribunjogja.com, mereka menyimpulkan bahwa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, bermunculan berbagai perusahaan kreatif digital baru di Yogyakarta. Sebagian besar, perusahaan kreatif digital di Yogya merupakan startup yang mulai tumbuh sejak tahun 2009. Kemudian pada tahun 2012 dan 2013 menjadi tahun yang paling banyak melahirkan startup dengan jumlah mencapai 35 startup per tahun. (tribunjogja.com)