Pilpres 2014

Polisi Periksa Tiga Sopir Unimog Bercat Loreng

Pendukung Prabowo-Hatta merangsek melewati kawat berduri menggunakan Unimog tersebut hingga memicu terjadinya kerusuhan.

Editor: Mona Kriesdinar

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA -Kepolisian di Polda Metro Jaya memeriksa tiga sopir yang mengemudikan unimog atau yang identik disebut truk militer tersebut. Adapun truk tiga truk kecil Mercedes-Benz Unimog 1300L milik massa pendukung Prabowo-Hatta itu, saat ini sudah disita di Polda Metro Jaya.

"Sopirnya juga ada yang diamankan. Sopirnya diperiksa juga," ucap seorang penyidik di halaman Taman Metro, Polda Metro Jaya, Kamis (21/8/2014 malam.

Penyidik tersebut mengatakan sopir diperiksa untuk mengetahui siapa pemilik Unimog loreng tersebut.

Pantauan Tribunnews.com, Unimog itu saat ini sudah diparkir berjejer di depan Taman Metro, atau disebrang parkiran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Unimog tersebut, dibagian kaca depannya ada yang retak dan ringsek ke dalam. Kemudian beberapa bendera dari pendemo juga masih terpasang di Unimog.

Tampak pula, tiga Unimog itu dikerumuni oleh puluhan penyidik Polda Metro yang melakukan penyelidikan mendalam.

Puluhan penyidik ini memeriksa dengan detail bagian Unimog, baik bagian dalam serta luar. Selain itu, ada pula yang bertugas mendokumentasikan kerusakan-kerusakan di Unimog tersebut.

Sebelum dibawa ke Polda Metro, tiga Unimog ini sempat diparkir di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), kawasan Merdeka Barat, Jakarta.

Nomor polisi dua Unimog menunjuk daerah Bandung sebagai asal kendaraan, yakni D 8139 DI dan D 8499 TC. Sementara satu Unimog lainnya bernomor polisi Z 8383 BM.

Unimog itu diamankan polisi lantaran saat unjuk rasa siang tadi, tiga Unimog itu diparkir persis di depan pagar kawat berduri yang didirikan polisi di depan Bundaran Patung Kuda, di sekitar kantor Indosat.

Pendukung Prabowo-Hatta merangsek melewati kawat berduri menggunakan Unimog tersebut hingga memicu terjadinya kerusuhan. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved