Pilpres 2014

Kivlan Zein : Sadis, Mereka Dipukuli, Ditembaki Pakai Gas Air Mata

Tujuh korban di RSUD Tarakan dipindah ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)

Editor: Mona Kriesdinar

Laporan Wartawan Tribunnews, Abraham Utama

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein menyebut aksi aparat kepolisian yang membubarkan unjuk rasa pendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, sebagai sesuatu yang sadis.

"Sadis. Mereka dipukuli, ditembaki pakai gas air mata dan peluru karet," ujarnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta, Kamis (21/8/2014) sore.

Pria yang pernah menyatakan Prabowo bukanlah orang yang bertanggung jawab atas peristiwa Mei 1998 ini menuturkan, tiga korban yang sempat mendapatkan pertolongan pertama di RSUD Tarakan mengalami bocor di bagian kepala akibat pukulan rotan.

Kivlan ketika ditemui sedang mengurus kepindahan tujuh korban di RSUD Tarakan menuju Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Ia berkata, atas perintah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso, seluruh korban luka akan dibawa ke rumah sakit di kawasan Senen tersebut.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved