Polisi Temukan Kondom Berserakan di Kampus Unas

Polisi menduga kampus Universitas Nasional (Unas) menjadi tempat bersarangnya praktik prostitusi

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Polisi menduga kampus Universitas Nasional (Unas) menjadi tempat bersarangnya praktik prostitusi. Sebab, polisi menemukan alat kontrasepsi saat penggeledahan pada Selasa (19/8/2014) lalu.

"Dalam penggeledahan yang dilakukan, juga ditemukan kondom-kondom yang masih belum lama dan sudah lama dipakai. Diduga, pada malam hari, kampus selain sering digunakan untuk transaksi narkoba, juga untuk prostitusi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/8/2014).

Dia menuturkan, polisi melakukan penelusuran mengenai dugaan adanya praktik ini. Adapun dalam penggerebekan pada hari lalu, tim gabungan yang terdiri atas aparat Kepolisian Resor Jakarta Selatan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) kembali menemukan paket ganja sejumlah 3,5 kilogram.

Paket ganja itu tersebar di beberapa ruangan kampus, di antaranya di gedung serba guna dan perpustakaan, ruangan Akademi Pariwisata Unas, sela-sela pohon bambu, serta dekat Studio Krem, tempat UKM musik. Kebanyakan paket ganja itu tersimpan dalam sebuah tas atau kantong plastik berwarna hitam.

Selain ganja, juga ditemukan bong atau alat isap sabu dan timbangan digital. Dengan demikian, total penemuan ganja di kampus tersebut ialah seberat 8,5 kilogram dengan penemuan pertama saat penggeledahan pada Rabu (13/8/2014) malam lalu sebanyak 5 kilogram ganja. (*)

Sumber: Kompas.com
Tags
kondom
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved