Jalak Suren, Burung yang Gagah dan Cerdas

Memiliki warna bulu dominan hitam dan putih adalah salah satu ciri khas burung Jalak Suren atau kerap disebut Jalak Uren

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memiliki warna bulu dominan hitam dan putih adalah salah satu ciri khas burung Jalak Suren atau kerap disebut Jalak Uren. Meskipun banyak jenis burung Jalak yang hidup di tanah air seperti Jalak Bali, Jalak Nias dan Jalak Kebo, Jalak Suren termasuk yang banyak diminati penghobi burung pekicau untuk dipelihara.

Di Indonesia habitat burung ini menyebar meliputi wilayah pulau Jawa , Bali, Sumatera dan Kalimantan. Sementara di wilayah India, Malaysia, Thailand juga hidup burung sejenis yang memiliki beberapa kesamaan ciri.

Sama halnya dengan burung pekicau lain, karena memiliki variasi suara dan volume yang kencang serta mudah dimastering atau diisi dengan suara burung lain, menjadikan burung Jalak Suren kerap menjadi incaran para penghobi untuk melatihnya hingga memiliki suara yang indah dan beragam.

Seperti yang dilakukan penghobi burung pekicau bernama Ardit Supriyanto ini. Ardit panggilan akrab nya saat ini tengah mempersiapkan burung Jalak Suren bakalan hutan miliknya untuk dimastering. Menurut Ardit, Jalak Suren adalah salah satu burung pekicau yang cerdas karena mampu dan termasuk cepat menirukan suara burung lain.

Penampilan yang gagah dan suaranya yang kencang serta bervariasi memikat hati Ardit sehingga memilih burung Jalak Suren sebagai peliharaan. Selain itu, harga yang relatif terjangkau menjadi bahan pertimbangan Ardit.

"Kalau beli bakalan biasa atau belum ngriwik sekitar Rp 500-550 ribu. Bakalan hutan yang sudah mulai bunyi bisa Rp 700-800 ribu. Bila benar melakukan mastering, Jalak Suren bisa memiliki suara bermacam-macam. Di alam liar biasanya keisian burung lain seperti prenjak, kenari dan burung kecil lainnya," ujar Ardit ditemui di pasar burung PASTY, Jumat (8/8).

Selama memelihara Jalak Suren, Ardit mengaku tak kerepotan. Perlakuan harian terhadap Jalak Suren hampir sama dengan burung pekicau lain. Pemberian makanan seperti jangkerik atau kroto diberikan agar kebutuhan protein burung terjaga. Berdasarkan pengalaman Ardit, makanan alternatif yang bisa diberikan pada Jalak Suren adalah buah pisang.

Sementara itu diungkapkan Koko, penghobi burung lain, untuk memilih bakalan burung Jalak Suren yang bagus dibutuhkan feeling yang bagus. Diakuinya, persoalan pertama yang harus dipecahkan adalah membedakan jenis kelamin burung.

"Kalau hanya melihat ciri fisik pasti kesulitan, karena cirinya hampir sama. Biasanya mendengarkan suaranya dulu, itu pun sifatnya relatif," ujar Koko. 

 Si Burung Penjaga Rumah

Burung Jalak Suren terkenal memiliki suara yang lantang. Pemilik nama latin Sturnus Contra ini juga dikenal mempunyai tingkah laku yang unik. Bila sukses melatih burung ini hingga bersuara indah dengan variasi banyak dan bermental bagus, maka ketika berkicau, bulu bagian kepala burung ini atau kerap disebut dengan jambul akan berdiri.

Apalagi bila didekati manusia atau sesuatu yang dianggap menganggu eksistensi wilayahnya, maka ia akan berkicau terus menerus sembari jambulnya berdiri. Lantaran tingkah polahnya saat berkicau tersebut, Jalak Suren kerap juga difungsikan sebagai burung penjaga rumah.

Di alam bebas, burung ini berkembang biak di kaki-kai perbukitan, hutan dan dataran rendah. Hidup dalam kelompok kecil, burung ini gemar berburu makanan seperti serangga kecil dan buah-buahan.

Populasi Jalak Suren di pulau Jawa kian menurut. Salah satunya disinyalir akibat seleksi alam karena terganggunya ekosistem. Penggunaan pestisida berlebihan disinyalir menjadi salah satu penyebab burung ini mulai sulit dijumpai di areal persawahan seperti dulu.

Padahal, bila ekosistem sehat, burung ini menjadi salah satu predator yang menguntungkan para petani lantaran memangsa serangga-serangga kecil yang menjadi hama tanaman. (Yud)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved