Capres 2014

Isu Jokowi Komunis Fitnah yang Kejam

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar mengatakan kabar mengenai adanya unsur komunis

Editor: tea

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar mengatakan kabar mengenai adanya unsur komunis di kandidat presiden Joko Widodo adalah fitnah yang kejam dan tidak mendasar.

"Isu itu sangat kejam dan sudah fitnah. Masa jokowi di fitnah seperti itu. Dia itu muslim yang taat. Isu itu tidak mendasar dan sangat menyesatkan masyarakat," ujar Marwan dalam pernyataannya, Jumat(4/7/2014).

Marwan mengatakan, tim sukses calon presiden harus berkompetisi dengan sehat dan fair bukan menggunakan cara-cara fitnah. "Harusnya fair bukan cara isu politik tak beradap. Di bulan Ramadan justru malah menyebar fitnah cederai Ramadan," tegasnya.

Sementara itu mantan Kepala BIN Abdullah Mahmud Hendropriyono menyesalkan pernyataan calon Presiden Prabowo Subianto yang mencurigai adanya kekuatan, untuk mengembalikan tumbuhnya komunisme di Indonesia.

"Sama sekali tidak berdasar. Pernyataan Prabowo tersebut menunjukkan kemungkinan skenario dari konsultan asingnya, untuk meggunakan isu yang sangat sensitif di negara kita. Itu merupakan bagian dari skenario, untuk menjatuhkan kepercayaan rakyat terhadap Jokowi. Bahkan hal itu terkesan, sebagai upaya membenturkan TNI dengan rakyat," tegasnya.

Dikatakannya, bagi Jokowi, TNI merupakan kebanggaan bangsa dan kekuatan pertahanan kita, yang harus terus dikembangkan agar mampu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

"Pernyataan Prabowo tersebut karena khawatir terhadap program Jokowi-JK, yang justru akan memperkuat TNI, melalui peningkatan anggaran pertahanan menjadi 1.5% GDP dalam waktu 5 th, mengembangkan industri pertahanan nasional dan kesejahteraan para prajurit beserta keluarganya, sehingga TNI semakin disegani di dunia internasional," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Tags
Jokowi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved