Dosen Fakultas Pertanian UGM Tersangka, Aktivitas Kuliah Normal
Berdasarkan pengamatan Tribun, Kamis siang, aktivitas di lingkungan kampus Fakultas Pertanian UGM berjalan secara normal
Penulis: nbi | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan reporter Tribun Jogja, Niti Bayu Indrakrista
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polemik kasus penjualan aset tanah di Plumbon, Bantul, yang menyeret nama sejumlah dosen Fakultas Pertanian UGM rupanya tidak terlalu nyaring sampai ke telinga para mahasiswa. Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Pertanian UGM berencana memberikan klarifikasi bagi para mahasiswa karena belum ada pernyataan atau pemberitahuan apapun dari pihak fakultas.
Sekjen Dema Fakultas Pertanian UGM Restu Tri Prasetyo mengatakan, pihaknya berinisiatif melakukan pertemuan dengan pihak Dekanat Fakultas Pertanian UGM untuk mempertanyakan mengenai kejelasan kasus yang mulai tercium media beberapa bulan belakangan tersebut.
Dalam pertemuan itu, pihak Dekanat menyebut belum ada surat pemberitahuan dari pihak Kejaksaan Tinggi DIY perihal adanya nama tenaga pengajar yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
"Jadi sampai sekarang ini adalah kasus yayasan, bukan perorangan," kata Restu saat dihubungi Tribun, Kamis (19/6/2014) siang.
Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya berencana melakukan sosialisasi terhadap lingkungan internal mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. Ia berharap, tindakan itu bisa menyeimbangkan arus informasi yang selama ini hanya datang dari pihak luar saja, yaitu media massa.
Berdasarkan pengamatan Tribun, Kamis siang, aktivitas di lingkungan kampus Fakultas Pertanian UGM berjalan secara normal. Situasi kampus terlihat kondusif.
Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian UGM, Anisa Aulia mengatakan dirinya malah tidak mengetahui perkembangan kasus tersebut. Mahasiswa angkatan 2013 itu mengatakan, ia sempat mendengar mengenai kasus aset tanah yang melibatkan kampusnya beberapa bulan lalu. Namun ia mengaku tidak mengetahui seperti apa kelanjutannya.
"Saya sebagai mahasiswa tidak tahu apa-apa mengenai perkembangan kasus itu. Saat ini kuliah juga berjalan seperti biasa," kata Aulia. (Tribunjogja.com)