Arema Tak Libur Selama Ramadan

Latihan yang digelar pada malam hari atau setelah salat tarawih, kata Suharno, tidak membuat tim pelatih canggung dalam memberikan menu latihan

TRIBUNJOGJA.COM, MALANG - Pelatih Arema Indonesia, Suharno, tidak akan meliburkan pemain dari latihan rutin selama bulan puasa karena latihan akan digelar setelah salat tarawih.

"Kami tidak mungkin memaksakan pemain berlatih pada pagi atau sore hari karena sebagian besar pemain adalah muslim. Kemungkinan latihan rutin kita gelar pada malam hari setelah salat tarawih," kata Suharno.

Latihan yang digelar pada malam hari atau setelah salat tarawih, kata Suharno, tidak membuat tim pelatih canggung dalam memberikan menu latihan, sekalipun itu menu berat, yakni menggenjot fisik pemain.

Ia mengaku selama jeda kompetisi yang cukup panjang itu bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki stamina dan fisik pemain yang sempat menurun ketika menghadapi jadwal padat karena Arema juga mengarungi kompetisi internasional di ajang AFC Cup.

Saat ini, lanjutnya, latihan rutin memang diliburkan selama sekitar 10 hari dan banyak pemain pulang kampung, termasuk pemain asing yang pulang ke negara masing-masing. "Pemain akan kembali berlatih pada pertengahan bulan ini," tuturnya.

Usai melawan Persegres Gresik United (5/6/2014), pemain langsung diliburkan selama 10 hari dan akan berlatih kembali pada Senin (16/6/2014). Indonesia Super League (ISL) jeda selama dua bulan karena ada perhelatan Piala Dunia dan Ramadan hingga Lebaran.

Hingga putaran kedua ISL, Arema masih kokoh di puncak klasemen sementara wilayah barat dengan torehan 35 poin dari 15 laga. Sementara di wilayah timur, Persipura Jayapura juga tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 29 poin dari 15 laga. (*)

Sumber: Kompas.com
Tags
Arema
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved