PSS Sleman

PSS Sleman Usung Misi Balas Dendam saat Jamu Persela di Maguwoharjo

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyebut timnya memiliki waktu persiapan yang cukup panjang jelang pertandingan ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Pemain PSS Sleman saat menjalani latihan tim di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat (16/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • PSS Sleman akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026) pukul 15.30 WIB.
  • Usung misi dendam, PSS lakukan persiapan panjang untuk hadapi Persela
  • PSS Sleman mewaspadai Persela tidak hanya satu atau dua pemain saja

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman akan menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. 

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026) pukul 15.30 WIB.

Persiapan panjang

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyebut timnya memiliki waktu persiapan yang cukup panjang jelang pertandingan ini.

Ia menilai seluruh pemain menunjukkan antusiasme tinggi, terlebih karena PSS sempat menelan kekalahan 2-1 saat bertandang ke markas Persela pada pertemuan sebelumnya.

“Ada spare waktu yang cukup panjang, dan semua pemain cukup antusias menghadapi Persela. Karena kita tahu kemarin di sana kita kalah, jadi ada faktor bagaimana caranya kita bisa revenge,” ujar Ansyari pada Tribun Jogja di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat (16/1/2026) sore.

Patut diwaspadai

Meski Persela ditinggal banyak pemain pilar  pada bursa transfer paruh musim, Ansyari menegaskan tim asal Lamongan tersebut tetap patut diwaspadai.

Menurutnya, kehadiran pelatih anyar Bima Sakti membuat kekuatan Persela masih kompetitif. Terbukti, mereka berhasil menahan seri Barito Putera pemuncak klasemen Grup Timur di pekan lalu.

“Saya kira enggak ada masalah. Artinya meski banyak pemain mereka yang pindah, kita tahu mereka mendatangkan pelatih baru sekelas Bima Sakti. Kekuatan mereka cukup bagus, terbukti mereka bisa menahan Barito Putera yang pemuncak klasemen,” jelasnya.

Ansyari juga menegaskan PSS tidak akan menganggap Persela sebagai tim lemah. Ia menilai keseimbangan kekuatan tetap terjaga meski ada pergantian pemain di skuad lawan.

“Soal kekuatan, saya kira seimbang. Dari segi pemain yang keluar dengan yang masuk,” tambahnya.

Pemain kunci

Terkait ancaman pemain asing Persela, John Edy Mena, yang sebelumnya mencatatkan satu gol dan satu assist saat lawan PSS, Ansyari mengaku timnya sudah memberikan perhatian khusus.

Namun ia menekankan bahwa PSS tidak hanya fokus pada satu pemain saja.

“Kita pasti memperhatikan dia karena dia key player mereka. Tapi bukan hanya John Mena saja, ada pemain lain yang juga harus diwaspadai,” ungkap Ansyari.

Sementara itu, kondisi playmaker PSS Sleman, Frederic Injai, masih dalam tahap pemantauan. Ansyari menyebut peluang Injai untuk tampil berada di angka 50-50.

“Injai kemungkinan besar 50-50. Dia sudah ikut latihan dan latihan intens, mudah-mudahan besok bisa turun,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved