Berawal dari Kejenuhan
SEEK Six Sick pada awalnya adalah bentuk kejenuhan Jimmy Mahardhika dan Soni Irawan dengan musik-musik yang ada
Penulis: rap | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Riezky Andhika Pradana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SEEK Six Sick pada awalnya adalah bentuk kejenuhan Jimmy Mahardhika dan Soni Irawan dengan musik-musik yang sudah mereka dengarkan dan mainkan pada waktu itu. Sebelumnya Jimmy bermain untuk sebuah band Root Reggae bernama Kowena, sedangkan Soni adalah personel grup alternatif BOOR.
"Waktu itu kami berada dalam sebuah komunitas di studio Lexrost, di sela-sela jadwal latihan band, kami menyempatkan untuk jamming, dan lalu tercetuslah ide untuk membuat sebuah band yang konsepnya adalah merayakan kebisingan," jelas Jimmy.
Tepat pada 28 Oktober 1999, bertepatan hari Sumpah Pemuda, terbentuklah Seek Six Sick. Sejak awal konsep SSS adalah duo, dengan beberapa player lain yang mengisi kekosongan posisi.
Beberapa nama yang pernah bergabung dengan SSS adalah Suparyanto GS aka Bofag (Barbar), Handoyo aka Bagong (Pribumi), Bhakti (Zoo) dan masih banyak yang lainnya. Sejak berdirinya hingga saat ini proyek Seek Six Sick adalah untuk merayakan kebisingan sebuah musik rock.
Ketika awal 2000-an, mereka tampil di sebuah event kampus di utara Yogyakarta, saat itu bias dikatakan hanya SSS yang memainkan konsep musik noise rock ini. Jimmy bercerita bahwa saat mereka memainkan jamming gitar dengan delay yang berulang-ulang sampai hampir 15 menit di akhir sebuah lagu, penonton tampak resah berteriak dan mulai melempar sesuatu.
"Tapi anehnya bagi saya pada waktu itu suara tersebut seolah sebuah koor yang justru menambah keindahan musik yang kami mainkan, semacam jamming bersama penonton," ujar Jimmy.
Hal tersebut membuat Jimmy semakin lama memainkan gitarnya hingga tak terasa sampai 15 menit. "Saat itu saya puas sekali, dan di akhir pertunjukan kita dapat applause, nggak tahu applouse karena lega sudah selesai atau takjub ha..ha..ha," kenangnya.
Seek Six Sick telah merilis beberapa album di antaranya Volume 1 (2001), Volume 3 (era digital/ 2004), volume 2 (era analog/2005), dan Volume 4 (2008).
Jika berbicara setahun ke depan, rencananya SSS ingin merampungkan album ke lima mereka. "Setelah itu kami pingin main lagi sebanyak-banyaknya, baik di dalam atau luar negeri, 10 tahun ke depan kami berharap masih bisa memberikan karya kami," ucap Jimmy. (Tribunjogja.com)