Lapsus Pabrik Senjata Teroris
Camat Trucuk Akui Aparatnya Kecolongan
Sejak lama diketahui anggota kelompok teroris pintar menyembunyikan dirinya di tengah-tengah masyarakat
Penulis: oda | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardianto
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sejak lama diketahui anggota kelompok teroris pintar menyembunyikan dirinya di tengah-tengah masyarakat. Ada pola-pola tertentu yang sesungguhnya bisa dikenali ketika jejaring kelompok itu berbaur dengan warga, entah di kota ada pedesaan.
Tanda-tanda itulah yang diakui Camat Trucuk Bejo Wiyono gagal diendus aparatur desa dan berjenjang ke atas. Mereka tidak menyadari kehadiran pabrik senjata kelompok teroris di Desa Sumber, Kecamatan Trucuk, Klaten.
"Jika memang sejak awal dimintai KTP atau identitas sangat sulit, itu jelas mencurigakan. Hal itu seharusnya segara disampaikan ke Polsek setempat. Seperti yang terjadi di Sumber itu termasuk kecolongan, karena tidak hati-hati, " kata Bejo di Klaten, Kamis (22/5).
Baca selengkapnya Laporan Khusus Halaman 1 Tribun Jogja edisi Rabu, 28 Mei 2014. Edisi berikutnya akan diulas apa dan siapa serta bagaimana jejaring Santosa yang memimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur. (Tribunjogja.com)