Pemilu 2014

DPC PPP Yogyakarta Dukung Prabowo Capres

Penjaringan yang dilakukan melalui polling Short Message Service (SMS) terhadap sekitar 500 pengurus di 12 kecamatan

Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Yogyakarta melakukan penjaringan aspirasi terhadap pengurus di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR) hingga organisasi sayap partai, terkait calon presiden pilihan yang dikehendaki kader. Penjaringan yang dilakukan melalui polling Short Message Service (SMS) terhadap sekitar 500 pengurus di 12 kecamatan mulai Senin (28/4/2014) hingga Rabu (30/4/2014) malam.

Hasil polling memunculkan sejumlah nama. Sebanyak 90 persen pilihan pengurus jatuh ke Prabowo Subianto, 5 persen memilih Dahlan Iskan, 2 persen memilih Mahfud MD dan 3 persen pengurus lainnya tidak memilih.

Sekretaris DPC PPP Kota Yogyakarta, Bambang Haryono, mengatakan, dari polling kriteria calon yang diinginkan kader dan siapa nama calon presiden yang dipilih, memunculkan sejumlah nama tersebut. Capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto menempati urutan teratas.

"Kalau Jokowi hanya beberapa saja, sehingga nggak sampai satu persen. Mayoritas kader PPP memang tidak sepakat ada koalisi PDI P dan Jokowi," katanya saat menggelar jumpa pers di kantor DPC PPP Kota Yogyakarta, Warungboto, Umbulharjo, Kamis (1/5/2014).

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah DPC di DIY dan Jawa Tengah semisal Solo, Purworejo dan Kabupaten Magelang. Mereka telah sepakat untuk konsisten dengan kesepahaman tersebut.

DPC Kota juga memungkinkan mengambil arah yang berbeda dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berlambang Ka'bah itu yang disinyalir akan merapat ke PDI Perjuangan dan mendukung Jokowi. Namun meskipun ada perbedaan, DPC Kota Yogyakarta akan menjaga kondusifitas wilayah.

"Kami mengambil keputusan untuk Jokowi tidak laku bagi kader PPP Kota Yogyakarta. Maka sangat mungkin kami mengambil arah berbeda dari DPP. Tetapi kami tetap menjaga Pilpres di Yogya aman dan kondusif," katanya.

Ketua DPC PPP Kota Yogyakarta, Fachrudin, mengatakan, aspirasi dari kader di DPC ini akan disampaikan ke Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan digelar Jumat (2/5/2014) hari ini, di Jakarta, melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DIY. Hal tersebut juga sudah disampaikan ke sejumlah DPC di DIY dan Jateng.

Ia mengatakan, dalam Rapimnas memang yang berhak memiliki suara adalah DPW. Akan tetapi adanya aspirasi dari kader di tingkat bawah itu diharapkan akan disampaikan ke pusat melalui DPW DIY. Selain itu memang seharusnya juga perlu digelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), namun karena keterbatasan waktu sehingga dilakukan sistem polling.

"Kami juga sudah membentuk desk pemenangan Pilpres yang dipimpin Sekretaris DPC PPP dan Supriyanto Untung untuk mengkoordinir underbouw partai seperti GPK dan lain-lain," katanya.
Namun demikian, melihat perolehan suara nasional yang memunculkan PPP sebagai partai menengah, DPC PPP Kota selain berlandaskan polling di atas, juga menentukan kriteria capres yang seharusnya didukung.

Kriteria tersebut katanya pertama, calon yang diusung harus memiliki sifat amanah yakni warna negara Indonesia yang mampu menjaga amanahnya sampai tuntas.

"Jadi tidak sebentar ke sana, sebentar ke sana lagi, jadi kesannya tidak menyelesaikan amanah. Ia juga harus mampu tampil dengan integritasnya membawa visi dan misi parpol Islam dan umat Islam," katanya.

Kedua, lanjut Fachrudin, capres tersebut harus memiliki kecakapan, kelayakan dan kepandaian untuk memikul persoalan bangsa yang komplek.

Wakil Sekretaris DPC PPP Kota Yogyakarta, Muh Harris menambahkan, hasil polling di Yogyakarta itu juga sudah dibicarakan di internal kepengurusan. Munculnya nama-nama tersebut merupakan hasil penjaringan dari kader dan pengurus partai serta sejumlah tokoh.

Halaman 1/2
Tags
Pemilu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved