GMF AeroAsia Tangani Perawatan Pesawat Kepresidenan
Operasional pesawat seharga Rp 840 miliar ini ditangani TNI Angkatan Udara, sedangkan perawatan diserahkan kepada GMF AeroAsia
Editor:
Mona Kriesdinar
Peningkatan kapasitas yang disertai dengan pengembangan kapabilitas sumber daya manusia ini tidak hanya menguntungkan GMF AeroAsia, tapi juga maskapai domestik dan bangsa Indonesia. Dengan kapasitas GMF yang bertambah, jumlah pesawat narrow body yang dapat melaksanakan perawatan di dalam negeri semakin banyak.
Selain meningkatkan efisiensi operator pesawat, keberadaan hangar baru ini juga membantu menekan jumlah devisa yang mengalir ke luar negeri. “Apalagi Hangar 4 ini dikerjakan oleh perusahaan dalam negeri dan pendanaannya didukung oleh institusi keuangan dalam negeri,” katanya. (*)
Skandal Kuliner Terkait
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia