Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM Meninggal

Guru Besar pada Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof Dr Ir Haryadi MAppSc meninggal dunia, Selasa (8/4/2014) siang

Penulis: nbi | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Niti Bayu Indrakrista

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guru Besar pada Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof Dr Ir Haryadi MAppSc meninggal dunia, Selasa (8/4/2014) siang sekitar pukul 11.30 di Rumah Sakit Soeharso, Surakarta, karena sakit.

Sebagai pakar di bidang ilmu teknologi pertanian, semasa hidupnya Haryadi banyak melakukan penelitian-penelitian tentang pengolahan pangan.

Dalam upacara penghormatan terakhir kepada almarhum, Rektor UGM Pratikno menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas meninggalnya pengajar yang dikukuhkan sebagai guru besar pada 2004 tersebut.

"Atas nama pribadi dan seluruh civitas akademika UGM, saya sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya," kata Pratikno dalam upacara penghormatan yang digelar di Balairung UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Rabu (9/4/2014).

Almarhum meninggalkan seorang istri, SN Purwandhani serta tiga anak. Pria kelahiran Yogyakarta 63 tahun silam tersebut memulai pekerjaannya sebagai dosen FTP UGM sejak tahun 1978 setelah lulus sarjana pengolahan Hasil Pertanian, FTP UGM.

Pendidikan S2 dan S3 bidang Food Technology di selesaikan di Universiotas of New South Wales, Sydney, pada tahun 1984 dan 1988. Gelar guru besar sebenarnya telah ia peroleh pada 2001, namun baru mendapatkan pengukuhan tiga tahun berselang.

Satu penemuan Haryadi yang berguna dalam peningkatan daya jual produksi pertanian adalah alat pengering tepung kasava. Alat yang oleh penciptanya dinamai Flash Drying itu dapat mengeringkan tepung kasava dalam tempo cepat dalam waktu dua jam.

Ia pernah mengungkapkan alasan memilih tepung kasava sebagai fokus penelitiannya yaitu dalam rangka mendorong kasava sebagai alternatif pangan pengganti gandum.

Oleh karena itu pengolahannya menjadi tepung bermutu tinggi membutuhkan teknologi proses pengeringan yang lebih cepat. (Tribunjogja.com)

Skandal Kuliner Terkait :
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia

Tags
UGM
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved