Abrasi di Semarang, Garis Pantai Tugu Mundur 1,7 Kilometer

Beberapa titik pesisir di Kota Semarang mengalami abrasi cukup parah

Penulis: bbb | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun, Bakti Buwono

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Beberapa titik pesisir di Kota Semarang mengalami abrasi cukup parah. Kepala bidang kelautan dan pesisir, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang Siswanto, mengatakan, titik terparah berada di kecamatan tugu.

"Garis pantai di sana bergeser dari RT RW sejauh 1,7 kilometer. Daratannya jadi lebih masuk," katanya saat ditemui di kantornya di gedung pandaranan, jalan pemuda, Rabu (18/2/2014).

Ia menyatakan, wilayah tugu yang mengalami abrasi mencapai 5,42 kilometer. Tidak semuanya hingga 1,7 kilometer, tapi hanya titik tertentu saja. Abrasi itu pengaruh dari pembangunan pabrik kayu lapis di kabupaten Kendal.

Siswanto menjelaskan, pengaruh abrasi di kota Semarang antara lain luasan tambak berkurang, tentunya hasilnya juga berkurang, mangrovenya rusak, lalu ada tanah yang berubah jadi laut.

Ia menyebut panjang garis pesisir di kota Semarang mencapai 36,63 kilometer. Penanganan pesisir selama ini dengan pembangunan sabuk pantai semisal bis beton dan ban bekas.

"Sebenarnya mendesak ditangani, tapi ada kendala yaitu anggaran yang sampai triliunan rupiah, lalu masalah kepemilikan," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved