Gunung Kelud Bergejolak

Jangan Percaya Pesan Berantai soal Kelud

Pihak BMKG sudah membantah kabar tersebut

Editor: Rina Eviana Dewi

TRIBUNJOGJA.COM, KEDIRI - Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Kelud kerap dibuat resah karena sering beredar kabar tentang kondisi gunung tersebut melalui jejaring sosial atau broadcast melalui layanan telekomunikasi.

Hal ini mendapat perhatian khusus dari Polda Jawa Timur. "Kami mengimbau masyarakat jangan panik," kata Irjen Polisi Unggung Cahyono, Kepala Polda Jawa Timur, saat mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Api Kelud Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi Kementerian ESDM di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (4/2/2014).

Unggung menambahkan, selama ini sudah ada tiga pilar, yaitu Babinsa, Babinkamtibmas, serta kepala desa, yang bertugas sebagai lini depan untuk menyampaikan setiap perkembangan Gunung Kelud kepada masyarakat. "Tiga pilar itu menjadi ujung tombak yang paling depan," imbuhnya.

Sebelumnya, beredar pesan berantai sejak Senin (3/2/2014) malam. Pesan tersebut berbunyi: "Sekedar info dari BMKG... Bagi rakyat Kediri-Blitar sekitarnya... Di perkirakan malam ini atau besok G.Kelud sudah meluluhlantahkan beberapa kota / desa.. sekarang sudah siaga 4- awas..angin bertiup kencang,langit menjadi mendung, berkali2 gempa berkekuatan 3,14skla rychter...dan radius 50 km... Listrik sekitar kota Kediri(seluruh) sudah di padamkan ,karna untuk jaga2 apabila G.kelud meletus.. Semua di hambau untuk brwaspada dan berdo'a agar kondisi G.kelud menjadi stabil dan tidak terjadi meletusnya G.kelud... sekian terimakasih.. sumber info: pos BMKG G.Kelud."

Pihak BMKG sudah membantah kabar tersebut. Sementara itu, Kapolres Kediri Ajun Komisaris Besar Dheny Dhariyadi mengatakan, pihaknya akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap pihak penyebar kabar bohong itu.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved