Ketika 'Monyet' Menggelar Pertunjukan 'Topeng Manusia'

belasan monyet berbagai jenis mengelilinginya sambil membuat musik

Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, MALANG - Seorang pemeran laki-laki berambut sedang menari-nari di depan Balai Kota Malang, Kamis (30/1/2014). Sementara belasan monyet berbagai jenis mengelilinginya sambil membuat musik.

"Aktor" tersebut terus menari, sementara para monyet dengan riang mengikuti menikmati tariannya. Monyet yang tidak memegang alat musik bertepuk tangan sambil berteriak gembira.

"Ayo Sarimin......, terus menari," seru mereka.

Leher pelakon tersebut diikat dengan rantai. Sementara seekor orang utan menuntunnya. Orang utan tersebut berulang kali memberikan instruksi.

"Sarimin pergi ke pasar," ucapnya.

Pelakon mengambil dua keranjang bambu dan memikulnya. Mirip orang yang akan berangkat ke pasar sambil membawa barang dagangan.

"Ganti topeng yang ini," perintah sang orang utan sambil menyodorkan topeng barong.

Tanpa bisa menolak, pelakon tersebut memasang topengnya dan mulai menari.

Adegan tersebut adalah bagian dari aksi para aktivis ProFauna Indonesia. Mereka memperingati hari Primata Indonesia, yang jatuh pada 30 Januari. Atraksi topeng manusia adalah sindiran pertunjukan topeng monyet, yang dinilai menyengsarakan primata.(*)

Sumber: Surya
Tags
Malang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved