Warga Banten tak Puas dengan Kinerja Atut

Hampir semua warga Banten, 79,9 persen merasa tidak puas dengan kinerja Ratu Atut sebagai Gubernur

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan 79,9 persen responden menyatakan tidak puas dengan kinerja Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten.

Survei dilakukan Indikator untuk melihat tingkat kepuasan masyarakat Banten yang menjadi responden selama kepimpinan Atut.

“Hampir semua warga Banten, 79,9 persen merasa tidak puas dengan kinerja Ratu Atut sebagai Gubernur,” ujar Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil survei di kantornya, Jakarta, Minggu (5/1/2014).

Dari 79,9 persen itu, sebanyak 54,3 persen warga menyatakan kurang puas dan 25,6 persen menyatakan tidak puas sama sekali. Selain itu, sebanyak 15,7 persen mengatakan cukup puas dengan kinerja Atut dan tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 3,8 persen. Sedangkan yang menyatakan puas dengan kinerja Atut hanya 0,6 persen.

Burhan menjelaskan, tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja Atut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Dari data tren yang ada, tingkat kepuasan terhadap Atut melorot jauh dibanding masa sebelumnya. Sebaliknya, ketidakpuasan terhadap Atut melonjak hingga 80 persen,” kata Burhan.

Survei ini juga menanyakan seberapa banyak Atut membangun Banten dalam 12 tahun terakhir. Hasilnya, sebanyak 54,8 persen menyatakan sedikit, 22, 8 persen menyatakan cukup banyak, 15,4 persen menyatakan tidak ada, dan 1,8 persen menyatakan sangat banyak. Sementara itu, yang tidak menjawab sebanyak 5,2 persen.

Sebanyak 61 persen warga Banten yang menjadi responden pada umumnya juga menilai kehidupan mereka pada masa kepemimpinan Atut tidak mengalami perubahan. Sebanyak 20,5 persen menyatakan lebih baik, dan 1,8 persen jauh lebih baik.

“Bahkan 11 persen merasa lebih buruk atau jauh lebih buruk,” kata Burhan.

Survei ini dilakukan pada 22-29 Desember 2014 dengan 400 responden dari seluruh kabupaten atau kota di Provinsi Banten.

Selain itu, sampel sebagian besar diambil dari wilayah Tangerang Selatan sebanyak 195 responden. Burhan mengatakan, survei ini dilakukan atas biaya lembaganya sendiri. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved