Lagu Baru Beyonce Menuai Kritikan dari NASA

NASA keberatan dengan digunakannya suara dari rekaman asli saat pesawat ulang alik Challenger

Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Luar Angkasa Amerika (NASA) secara resmi menyampaikan kritiknya terhadap lagu baru Beyonce yang berjudul XO. NASA keberatan dengan digunakannya suara dari rekaman asli saat pesawat ulang alik Challenger meledak di angkasa. Pihak NASA menyebut bahwa tragedi itu seharusnya tidak dijadikan candaan atau diremehkan. "Kecelakaan The Challenger merupakan bagian penting dari sejarah kami. Itu merupakan kenangan yang sangat tragis yang mengingatkan kepada kita bahwa eksplorasi ruang angkasa itu sangat berisiko dan tidak boleh diremehkan," demikian keterangan resmi dari NASA sebagaimana yang dilansir The Hollywood.

Beyonce sudah mendapatkan kritikan dari mantan karyawan NASA, astronot dan anggota keluarga para korban yang tewas dalam tragedi itu. Mereka tidak setuju dengan penggunaan klip suara berdurasi enam detik dalam lagu terbaru Beyonce tersebut. Mereka menyebut materi itu sebagai hal yang sensitif dan sudah seharusnya tidak dijadikan materi dalam sebuah lagu.

Adapun Challenger merupakan pesawat ulang alik Amerika yang mengalami tragedi tak lama setelah lepas landas pada tahun 1986 silam. Pesawat ini meledak di udara hingga menewaskan tujuh orang awak pesawat tersebut. "Kami tidak kecewa ketika klip tersebut diputar saat tragedi itu terjadi, namun ketika digunakan dalam sebuah lagu, itu menjadi hal yang sulit bagi para keluarga korban Challenger, kolega dan teman-teman kami. Kami selalu memilih untuk fokus bukan pada bagaimana orang yang kita cintai itu hilang, tatapi kami lebih fokus pada bagaimana mereka tetap hidup dan warisan apa yang mereka berikan kepada kami," jelas Scobee Rodgers, janda dari komandan pesawat ulang alik Challenger Dick Scobee dalam sebuah wawancara yang ditayangkan ABC News.

"Ini merupakan rekaman audio yang bersejarah dan khidmat," tambah Keith Cowing, mantan karyawan NASA.

Cowing yang juga mengelola situs NASWatch.com juga menegaskan bahwa ia ingin Beyonce menghapus klip itu dan kemudian meminta maaf kepada para keluarga korban Challenger.

Adapun Beyonce dalam sebuah pernyataannya mengatakan bahwa ia mengungkapkan rasa simpatinya kepada para keluarga korban. Ia juga mengatakan tidak ada niat untuk mengungkit kepedihan dan rasa kehilangan dari para keluarga korban.

"Lagu XO direkam dengan niat tulus untuk membantu menyembuhkan mereka dari rasa kehilangan orang-orang yang mereka kasihi. Selain itu untuk mengingatkan kepada kita bahwa ada hal-hal tak terduga yang bisa terjadi. Sehingga kita harus menghargai setiap menit kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai," tulis pernyataan itu. (billboard.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved