GBPH Joyokusumo Wafat
Jenazah Gusti Joyo Pagi Ini Diterbangkan ke Yogyakarta
Sebelumnya jenazah Gusti Joyo disemayamkan di Rumah Dinas GKR Hemas di daerah Jalan Denpasar, Jakarta
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rabu (01/01/2014) pagi ini rencananya jenazah GBPH Joyokusumo diterbangkan dari Jakarta menuju ke Yogyakarta. Sebelumnya jenazah disemayamkan di rumah dinas GKR Hemas yang berada di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta pada Selasa (31/12/2013) malam setelah dibawa dari Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
Kepastian pemberangkatan jenazah ini, diungkapkan KPH Purbodiningrat yang dihubungi Tribun Jogja pada Selasa malam. Menurutnya, jenazah diberangkatkan pada pukul 8.05 WIB dan diperkirakan tiba di Yogya sekitar pukul 09.00 WIB.
Ia menambahkan, rencananya jenazah akan dimakamkan di Kotagede. Hal tersebut berdasarkan atas permintaan Gusti Joyo ke Istrinya, BRAy Hj Joyokusumo.
Adapun pada Selasa malam, segala persiapan sudah dilakukan di rumah duka yang berada di Jalan Rotowijayan, kompleks Keraton Yogyakarta. Saat Tribun Jogja mendatangi rumah duka, karpet hijau tampak digelar di ruang depan kediaman Alm. Gusti Joyo. Selain itu, tempat untuk membaringkan jenazah juga sudah dipersiapkan. Beberapa abdi dalem juga tampak menyiapkan hal-hal yang diperlukan.
Selain itu, Kerabat Keraton dan masyarakat pun tampak berdatangan ke rumah duka untuk melakukan tahlilan untuk mendoakan Almarhum.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Keraton Yogyakarta berduka, tepat di penghujung tahun 2013. Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) H Joyokusumo, putra dari Sri Sultan HB IX dan merupakan adik dari Sri Sultan HB X wafat pada Selasa (31/12/20130 pukul 16.50 WIB di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Ia meninggal akibat komplikasi penyakit jantung, ginjal dan diabetes.
Kabar wafatnya Gusti Joyo, ini diperoleh dari Etty Cakraningrat, kerabat keraton yang dihubungi Tribun Jogja. Menurut dia, Gusti Joyo sudah dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Medistra sejak hari Jumat.
Adapun semasa hidupnya, Gusti Bendara Pangeran Haryo atau GBPH Joyokusumo memiliki aktivitas politik yang tidak jauh dengan kakak kandungnya Sri Sultan Hamengku Buwono X. Mereka adalah sama-sama kader Partai Golkar.
Joyokusumo dua kali menjadi anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta dan tiga kali menjadi anggota DPR hingga tahun 2009. Saat Partai Golkar dipimpin Jusuf Kalla, ia sempat menjadi Ketua Fraksi Golkar di MPR dan Ketua DPP Partai Golkar bidang pertanian, kelautan, kehutanan, dan lingkungan hidup.
Berikut biodata singkat GBPH Joyokusumo sesuai data Litbang Kompas:
Nama Lengkap : GPBH Joyokusumo
Tempat, Tanggal Lahir : DI Yogyakarta, 27 Oktober 1955
Pendidikan:
Umum :
- SD Keputran I, Yogyakarta ( 1968 )
- SMP Negeri III, Yogyakarta ( 1971 )
- SMA Negeri I, Yogyakarta ( 1974 )
- Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM)
Perjalanan karir:
- DPRD Provinsi dari Partai Golkar ( 1982 - 1987 )
- DPRD Provinsi dari Partai Golkar ( 1987 - 1992 )
- DPR dari Partai Golkar ( 1992 - 1997 )
- DPR dari Partai Golkar ( 1997 - 1999 )
- DPR dari Partai Golkar ( 1999 - 2004 )
Kegiatan Lain:
- Anggota DPD Golkar ( 1978 )
- Anggota Sepidar Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) ( 1981 )
- Aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ( 1982 - 1991 )
- Ketua DPD KNPI DI Yogyakarta ( 1982 - 1985 )
- Wakil Ketua BPD Hipmi DI Yogyakarta ( 1984 - 1987 )
- Wakil Ketua Depidar XI Soksi DI Yogyakarta ( 1985 - 1990 )
- Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DI Yogyakarta ( 1988 - 1991)
- Ketua Biro Pemuda DPD Golkar DI Yogyakarta ( 1988 - 1993 )
- Ketua Depidar XI Soksi DI Yogyakarta ( 1990 - 1995 )
- Ketua Koordinator Bidang Seni, Budaya & Pariwisata dan Korwil VIII DPP Partai Golkar DI Yogyakarta ( 1998 )
Keluarga:
- Bray Hj. Nuraida Joyokusumo (istri)
- Anak: 3 orang