Rel Ganda Dioperasikan, Frekuensi Kereta Bisa Naik Dua Kali Lipat

Pengoperasian jalur rel ganda bisa meningkatkan frekuensi kereta yaang melintas di jalur pantura

Penulis: bbb | Editor: Mona Kriesdinar

Laporan Reporter Tribun, Bakti Buwono

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Pengoperasian jalur rel ganda bisa meningkatkan frekuensi kereta yaang melintas di jalur pantura. Hal itu dikemukakan Direktur Prasarana Perkeretaapiaan, Ditjen Perkeretaapiaan Kementerian perhubungan, Arief Heryanto.

"Saat ini jumlah kereta yang melintas sekitar 80-an per hari. Dengan double track bisa mencaapai dua kali lipatnya atau lebih," katanya di stasiun Tawang, Kamis (5/12/2013).

Ia mengatakan, pembangunan rel ganda itu juga mengantisipasi bertambahnya kereta barang yang melintas. Saat ini jumlah kereta barang yang melintas hanya delapan Kereta Api per hari. Selama ini, pengangkutan barang melalui kereta masih di bawah 1 persen,

Selain double track, pihaknya juga melakukan penambahan infrastruktur untuk menuju pelabuhan di pantura. Mulai tahun depan, ia akan melakukan pendekatan lintasan kereta ke berbagai pelabuhan seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung perak hingga Teluk Lamong.

"Tergantung Pt kaI nih, mau menambah berapa kereta barang dan kereta penumpang," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, hari Kamis (05/12/2013) ini, jalur rel ganda (double tracks) stasiun Alas Tuwo - stasiun Tawang sekitar delapan kilometer di wilayah PT KAI Daop IV resmi dioperasikan. Switch Over(pengoperasian jalur rel ganda) itu merupakan yang keempat kalinya dalam tahun ini.

Sebelumnya jalur rel ganda yang sudah dioperasikan yaitu Alastuwo-Gubuh, Gubug-Ngrombo, dan Tobo-Bojonegoro. Dari total 180 kilometer, sekitar 100-an kilometer sudah dioperasikan. Sisanya, akan dikebut pada Januari 2014.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved