Sebanyak 254 Warga Tasikmalaya Positif AIDS

Hampir setiap bulannya KPA melakukan pemeriksaan terhadap 1.500 sampai 2.000 warga secara sukarela.

TRIBUNJOGJA.COM, TASIKMALAYA - Sebanyak 254 warga asal Kota Tasikmalaya, positif terjangkit penyakit menular HIV/AIDS. Sebagian besar penyebab penularannya akibat perilaku seks berisiko tinggi, dan sebagian kecilnya melalui jarum suntik pemakai narkoba.

Kepala Bidang Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tasikmalaya Isep Suhendar mengatakan, dari seluruh penderita tersebut, sembilan kasus baru ditemukan pada tahun ini. Hal itu setelah warga di kota yang berjuluk kota santri ini mulai terbuka untuk memeriksakan dirinya kepada KPA.

"Sekarang penyebaran AIDS di Kota Tasik, sebagian besar akibat seks bebas," ujar Isep kepada saat acara peringatan HIV/AIDS se-dunia di Tugu Adipura Kota Tasikmalaya, Minggu (1/12/2013).

Ditambahkan Isep, hampir setiap bulannya KPA melakukan pemeriksaan terhadap 1.500 sampai 2.000 warga secara sukarela. Langkah itu sebagai pengawasan penularan AIDS dan memudahkan pendampingan bagi si penderita.

"Paling besar ditemukan penderita AIDS di Kota Tasikmalaya pada tahun 2007," ujar Isep.

Berkenaan dengan perilaku seks yang berisiko, kata Isep, pihaknya melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi atau kondom. Hingga setiap bulannya, selama 2013, penyaluran kondom mencapai 15.000.

Khusus menjelang akhir tahun ini mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 5.000 kondom pada bulan ini.

"Kondom itu solusi terakhir supaya aman tertular penyakit karena dosa berzinanya tetap saja tidak bisa hilang. Dengan kondom bukan berarti kami melegalkan prostitusi tetapi lebih terhadap pencegahan penyakitnya. Sekarang orang yang hendak berzina sadar dan memilih membeli sendiri kondomnya," ucap Isep. (*)

Sumber: Tribunnews
Tags
AIDS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved