Makhluk Aneh Seperti Binatang Mitologi Terdampar di Pantai Spanyol

Sempat ada dugaan bahwa makhluk aneh tersebut hanya sekadar rekayasa

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SPANYOL - Seekor makhluk aneh yang belum teridentifikasi jenisnya, ditemukan terdampar di sebuah pantai di Villaricos, Spanyol, kemarin. Makhluk yang disebut-sebut sebagai monster laut ini, memiliki tanduk, dengan tubuh berwarna putih sepanjang empat meter. Tubuhnya juga dipenuhi lendir dan sangat licin. Warga setempat menganalogikannya dengan makhluk-makhluk dalam cerita-cerita mitologi.

Sempat ada dugaan bahwa makhluk aneh tersebut hanya sekadar rekayasa. Namun bau menyengat dari daging yang membusuk menjadikannya terlalu nyata untuk disebut sebagai makhluk tiruan. Bahkan kini, peneliti setempat tengah menyelidiki makhluk jenis apa yang ditemukan tersebut.

"Kami tidak mengetahui apa itu, tapi baunya sangat menusuk dan tengah mengalami pembusukan," jelas Kordinator Perlindungan Sipil, Maria Sanchez kepada Digital Spy.

Sebagaimana dilansir, The HUffington Post, sejumlah saksi mata melaporkan bahwa makhluk itu ditemukan dalam beberapa bagian. Lantaran sudah mengalami pembusukan, aparat setempat berpendapat bahwa makhluk itu harus segera dikuburkan demi alasan keamanan dan kesehatan. Namun sebelum itu, para peneliti hendak memeriksanya untuk mengetahui jenis makhluk tersebut.

Sejumlah spekulasi sempat muncul. Diantaranya ada yang mengatakan bahwa makhluk itu hanya merupakan jenis ikan hiu, sedangkan yang lainnya menduga bahwa makhluk itu merupakan ikan duyung. Meski begitu, belum diperoleh kesimpulan yang pasti.

"Sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang kita hadapi ini," jelas Paco Toledano, dari Yayasan Perlindungan Satwa Laut (PROMAR).

Terlebih kondisinya sudah membusuk. Namun ia menduga bahwa makhluk itu merupakan ikan jenis ikan banteng.

"Andai saja kita mampu menganalisa hingga ke tulangnya, mungkin kita akan mengetahui lebih banyak. Tapi analisa genetik ini membutuhkan biaya yang sangat mahal, siapa yang akan membayarnya?" ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved