Ramadan 1434 H

Inilah Hidangan Berbuka dari Berbagai Negara

Setiap negara memiliki makanan khasnya masing-masing, terutama untuk santapan berbuka puasa

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap negara memiliki makanan khasnya masing-masing, terutama untuk santapan berbuka puasa. Di Indonesia sendiri, sajian kolak seolah menjadi makanan wajib yang hampir selalu ada ketika tiba waktu berbuka puasa. Makanan bercitra rasa manis ini, memang cocok disantap setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Adapun pada umumnya, kolak berisi pisang, singkong, ubi atau campuran dari ketiganya dengan kuah yang dibuat dari bahan santan dan gula, ada juga yang menambahkan dengan pacar cina. Selain itu minuman segar lainnya semacam cendol atau dawet juga akrab sebagai menu berbuka.

Sementara itu, umat muslim di Turki juga memiliki makanan berbuka yang juga spesial. Makanan semisal sup iftariye, roti pide yang merupakan roti panggang yang khusus hanya dijual selama bulan Ramadhan, pastırma, sujuk, dan berbagai kue-kue yang disebut börek. Hidangan utama terdiri dari berbagai makanan khas dari Turki terutama makanan tradisional Ottoman. Sementara untuk pencuci mulutnya, biasanya mereka menghidangkan “güllaç” yang terbuat dari air mawar. Sedangkan di Libanon, biasanya dihidangkan menu khas semisal mezza, tabbouleh, houmous, dan berbagai macam daging panggang.

Negara lainnya, yakni Yordania biasanya menghidangkan mansaf dan qatayef. Mansaf adalah hidangan khas Yordania yang berupa daging domba yang dibumbui dengan rempah-rempah. Sedangkan Qatayef adalah hidangan sejenis pancake dengan kayu manis dan diisi dengan kenari dan gula. Untuk menikmati qatayef, orang Yordania biasanya menambahkan sirup madu.

Adapun umat muslim di Mesir, biasa menghidangkan medames. Serta molokheya yang dibuat dari ayam dan nasi. Sedangkan di Mesir, makanan khas puasa banyak ditemukan di kota Hyderabad, yakni menu bernama Hyderabadi Haleem. Makanan ini merupakan makanan khas daerah setempat yang mirip dengan bubur gandum tradisional dengan citarasa yang pedas, gurih, dan biasanya disajikan dengan daging domba. Sementara orang-orang Bangladesh, biasa menghidangkan Piyaju, beguni, jilapi, muri, halim, tanggal, samosa, dal puri, chola, dan berbagai jenis buah-buahan seperti semangka akan menjadi hidangan berbuka. Serta untuk minumannya biasa disajikan rooh afza dengan berbagai cita rasa dan serbet lemon adalah menu berbuka cukup populer di seluruh Bangladesh.

Sementara umat muslim di Malaysia, terbiasa berbuka puasa dengan makanan kering dan kurma segar. Selain itu, di Malaysia banyak ditemukan makanan khas puasa semisal air tebu, nasi lemak, laksa, percek ayam, nasi ayam, sate dan lain-lain. (berbagai sumber)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved