Longsor di Kelurahan Ngemplak Renggut Satu Nyawa

Peristiwa tanah longsor yang merenggut satu nyawa terjadi di Jl Srinidito lV Karang Jangkang

Penulis: bbb | Editor: Rina Eviana Dewi
Laporan Reporter Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peristiwa tanah longsor yang merenggut satu nyawa terjadi di Jl Srinidito lV Karang Jangkang RT 03 RW IV Kelurahan Ngemplak Simongan pada Rabu (19/6/2013) malam sekitar pukul 23.30.

Rumah milik Darmadi (63) nyaris roboh diterjang longsoran tebing setinggi 25 meter di belakang rumahnya. Akibat peristiwa itu anak Darmadi tewas tertimbun longsor.

"Pertama terdengar suara kerikil-kerikil, kemudian langsung braakk. Tidak ada satu menit, tebing longsor," kata pengurus RT setempat, Sudarto di depan rumah yang terkena longsor, Kamis (20/6).

Ia bercerita, kejadian itu berlangsung begitu cepat. Begitu suara gemuruh itu terdengar, semua warga langsung keluar dan mendengar teriakan minta tolong. Warga langsung memberitahukan ke seluruh kampung dengan kentongan.

Begitu sampai di lokasi, Sudarto hanya melihat separuh badan Darmadi sedangkan anaknya, Angga Prasetyo (9) tidak tampak. Warga langsung gotong royong dan memanggil tim SAR untuk mengevakuasi dua korban. Separuh  rumah Darmadi yang hanya terbuat dari kayu, dalam kondisi roboh.

"Bapaknya (Darmadi) selamat, tapi anaknya tidak selamat," ucapnya.

Saat peristiwa terjadi, ada empat orang yaitu Darmadi (63) dan Angga (9) tidur di kamar belakang. Istri Darmadi, Maria Purwati (46) tidur bersama putranya yang lain, Sungging di kamar depan. Anak sulungnya, Rusmayana sedang menginap di saudaranya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved