Pilgub Jateng 2013
Golput di Solo Masih Tinggi
Warga Kota Solo batal berpesta sate kambing
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Warga Kota Solo batal berpesta sate kambing. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo berjanji akan merogoh kocek pribadinya untuk menggelar pesta sate kambing jika ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Solo dengan tingkat golput lebih rendah dari 25 persen. Sayangnya, dari total 981 TPS di 51 kelurahan di Kota Bengawan tak ada satupun yang tingkat golputnya di bawah 25 persen.
Tingkat golput terendah dan mendekati angka 25 persen ada di TPS 15 Pucang Sawit, Jebres, Solo tempat Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memberikan hak suaranya. Tingkat Golput di TPS tersebut sekitar 26 persen, hanya selisih 1 persen lebih tinggi dari standart yang diinginkan Wawali. "Karena tidak ada yang di bawah 25 persen ya tidak jadi. Tapi sebagai gantinya nanti akan ada syukuran massal karena pelaksanaan Pilgub di Solo berjalan lancar dan sukses," kata Poernomo kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (27/05/2013).
Meski demikian, Poernomo menjelaskan, tingkat partisipasi warga Kota Solo dalam Pilgub Jateng 2013 relatif tinggi jika dibandingkan rata-rata keikutsertaan warga Jateng secara keseluruhan. Tingkat kehadiran warga Kota Solo di TPS, rata-rata sekitar 60 persen. Lebih tinggi dari rata-rata kehadiran warga Jateng secara keseluruhan yang hanya sekitar 51 persen.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku puas dengan perolehan suara Ganjar-Heru di wilayah Kota Solo. Berdasarkan perhitungan cepat, pasangan Ganjar - Heru menang mutlak di Solo dengan persentase perolehan suara rata-rata mencapai 75 persen. "Padahal, awalnya kami targetkan persentase di Solo kota hanya 70 persen. Capaian ini melebihi target," paparnya.(*)