KLB Demokrat

Tri Dianto Bisnis Jamu Lagi Setelah Gagal Jadi Ketum Demokrat

Boro-boro terpilih jadi Ketua Umum Demokrat, Tri Dianto dilarang masuk ke dalam Kongres Luas Biasa Demokrat di Bali karena tak punya undangan.

Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, DENPASAR - Boro-boro terpilih jadi Ketua Umum Demokrat, Tri Dianto dilarang masuk ke dalam Kongres Luas Biasa Demokrat di Bali karena tak punya undangan. Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap itu pun menyatakan akan kembali melanjutkan bisnis jualan jamunya.

Menurut Tri, dia akan melanjutkan bisnisnya di Cilacap dan merambah Jakarta. "Bisnisnya di Jakarta, kalau di Cilacap udah ada yang ngurusi," kata Tri Dianto kepada Tribunnews.com, Minggu (31/3/2013).

Tri Dianto juga menuturkan bahwa dirinya akan tetap di Demokrat meski ditolak masuk ke dalam acara KLB di Bali. Menurutnya, dia tetap cinta dengan partai tersebut.

"Walaupun tidak jadi ketua umum Demokrat atau pengurus DPC Cilacap, tapi saya akan berjuang di luar pengurus dan saya yakin suatu saat semua cita-cita saya ingin Partai Demokrat bersih bisa terwujud," kata Tri.

Ditanya apakah dia berencana mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, Tri Dianto mengaku tidak mau. "Saya tidak mau nyaleg," kata dia.

Sekadar informasi, bisnis jamu Tri di Cilacap cukup besar. Berkat bisnisnya pula dia pernah menjadi ketua DPC Demokrat Cilacap. Selain itu, dia juga dekat dengan mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.  (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved