Breaking News:

Beginilah Kondisi Bunker Kaliadem Setelah Digali

Setelah tertimbun selama tiga tahun oleh material Merapi setebal empat meter, bunker Kaliadem, Desa Kepuharjo, Cangkringan berhasil digali.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Joko Widiyarso
Beginilah Kondisi Bunker Kaliadem Setelah Digali
TRIBUNJOGJA.COM/MONA KRIESDINAR
Kondisi Bunker Kaliadem yang digali lagi, Kamis (14/3/2013).
Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Setelah tertimbun selama tiga tahun oleh material Merapi setebal empat meter, bunker atau lubang perlindungan bawah tanah yang berada di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Cangkringan berhasil digali.

Menurut Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, proses penggalian dan pencarian lokasi bunker ini terhitung cukup sulit. Wajar saja, sejumlah tanda yang bisa menjadi petunjuk keberadaan bunker ikut hilang bersamaan dengan terjangan awan panas pada 2010 silam.

“Totalnya membutuhkan waktu selama dua hari untuk merekonstruksi jalan, dan selama 54 jam untuk melakukan pengerukan menggunakan alat berat,” jelas Heri, ketika ditemui di ruangan kerjanya pada Kamis (14/3/2013).

Jalan yang menuju ke lokasi bunker ini memang sudah tertimbun material merapi setebal 1,5 meter. Sementara bunker sendiri terkubur material setebal empat meter di bagian depan, dan material setebal 1,5 meter di bagian tubuh bunker.

Menurut rencana, bunker tersebut ke depannya akan dimanfaatkan untuk tujuan pariwisata. Pemerintahan desa dan warga setempat yang akan mengelola objyek wisata menarik ini.

Bagaimana tidak, bunker yang pernah memakan dua korban dua orang relawan ini, menyimpan begitu banyak jejak kedahsyatan erupsi Merapi. Semisal pintu baja setebal 15 cm yang sudah berkarat, ruangan bunker yang relatif masih utuh meskipun terisi material merapi, serta bekas lapisan material merapi yang menimbun bunker.

“Ada dua lapisan, paling dasar setebal satu meter itu lapisan abu Merapi, di bagian atasnya berupa material pasir dan batu,” imbuhnya.

Berikut merupakan kondisi bunker di kaliadem yang sudah berhasil digali. Dalam waktu dekat ini, warga setempat akan segera membersihkan bagian dalam bunker. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved