Smart Woman
Irene tak Kapok Berkuda Meski Sering Terjatuh
Ia mengaku hobinya itu sempat ditentang oleh keluarganya karena takut jika terjatuh akan membahayakan organ tubuh
Penulis: tea | Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mahasiswa Akuntansi UAJY Irene Andrayani ini punya kegiatan baru yang mampu membuatnya lepas dari segala rutinitas harian nan menjemukan. Bukan jalan-jalan di mal atau cuci mata di tempat hiburan, Irene memilih olahraga yang memicu adrenalin, berkuda. "Rasanya menantang banget bisa naik kuda," ujarnya singkat kepada Tribun Jogja pekan kemarin.
Ia mengaku hobinya itu sempat ditentang oleh keluarganya karena takut jika terjatuh akan membahayakan organ tubuh. Akan tetapi, Irene mekat sembunyi-sembunyi berlatih berkuda di Pikatan Stables.
Berkuda sudah Irene geluti sejak dua tahun yang lalu. Ia tertarik berkuda karena diperkenalkan temannya. Belakangan Irene ketagihan dan gandrung pada olahraga itu.
Tak mudah bagi Irene untuk menekuni hobi tersebut. Ia mengaku punya kejadian menyeramkan saat berkuda. Saat awal menunggang kuda baru tiga kali berlatih, ia terjatuh. "Baru beberapa bulan lalu terjatuh saat sedang menonton pacua kuda, sehingga tanganku patah dan harus dioperasi," ucap dara kelahiran 11 Maret 1990 ini.
Irene pun sempat terlempar dari kudanya dan terjatuh. Ia mengalami cedera pada bagian lutut. Meski begitu, Irene tak kapok. Justru ia mengaku mendapat sensasi tersendiri saat berkuda. Sembuh dari cedera, ia langsung berlatih kembali. Prinsipnya dalam berkuda, jangan takut mencoba dan jatuh. “Nggak boleh bilang nggak bisa. Harus mau mencoba. Kalau tidak berani mencoba, kapan bisanya,” katanya.
Manfaat yang sudah diperoleh dari olahraga berkuda kini badan Irene lebih bugar. Dengan olahraga ini bisa membuat berat badannya turun. Postur badan juga lebih bagus. "Sekarang aku kalau jalan bisa tegak, dan udah gak bungkuk lagi," tuturnya. (*).