Berwisata Sambil Menambah Keterampilan di Desa Wisata Krebet

Untuk mendapatkan keterampilan tersebut, pengunjung bisa memilih paket wisata yang ditawarkan oleh pengelola objek wisata.

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Sigit Widya
Memberikan keterampilan sebagai menu tambahan di sebuah objek wisata menjadi langkah alternatif para pelaku usaha untuk mengenalkan produk-produk kreatifnya. Di Desa Wisata, Sendangsari, Krebet, Pajangan, Kabupaten Bantul, misalnya, terobosan tersebut sudah mulai diterapkan.

SELAIN memproduksi berbagai kerajinan kayu berupa patung, topeng, wayang klithik (wayang berukuran kecil, Red), dan gantungan bermotif batik tangan, kelompok wisata di Krebet juga membuka kesempatan bagi para pengunjung untuk mengikuti pembuatan kerajinan.

Pengunjung akan diajari cara membuat produk yang sederhana sebagai proses pembelajaran mengenai pembuatan produk kreatif. Hasil kerajinan tangan pun bisa langsung dibawa pulang sebagai tanda mata.

Untuk mendapatkan keterampilan tersebut, pengunjung bisa memilih paket wisata yang ditawarkan oleh pengelola objek wisata. Nantinya, pengunjung akan didampingi oleh para perajin di bidangnya.

Sekretaris Kelompok Perajin Batik Kayu Krebet, Yulianto, mengatakan, pengunjung yang meminati program ini hanya dikenakan biaya antara Rp 30.000- Rp 40.000 per kerajinan yang dibuat.

"Soal itu, bisa dibicarakan langsung kepada kami. Namun, rata-rata, biaya produksi untuk satu produk sekitar itu saja," katanya kepada Tribun Jogja, Senin, (19/11/2012).

Di Desa Krebet, kini ada sekitar 51 perajin yang masuk dalam Koperasi Sido Katon (KSI). Tenaga kerja yang sudah terserap, tercatat mencapai 450 orang,.

Mayoritas, mereka adalah warga setempat. Sebagian lagi, merupakan warga luar daerah.

Sadar akan pentingnya pengembangan sumber daya manusia juga pemasaran produk, perajin menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. Mereka juga bekerja sama dalam pengelolaan Koperasi Sido Katon.

"Kampus-kampus biasanya mengirimkan mahasiswanya untuk ke sini untuk tukar pengetahuan akademis dan praktik. Dalam setahun, dilaksanakan rutin sebanyak dua kali," jelas Yulianto.

Masyarakat yang berminat bergabung di program karya wisata, bisa menghubungi Kelompak Sadar Wisata (Pokdarwis) Krebet Binangun. Keterangan lengkap paket serta nomor kontak, bisa diakses di www.krebet.com.

"Program meliputi karya wisata seni dan budaya, kerajinan, juga wisata alam. Untuk durasi pendampingan, hanya sehari. Waktu efektif produksi, sekitar tiga jam," jelas Yulianto, yang juga pemilik Yuan Art.

(Tribunjogja.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved