Tuntutan Belum Terpenuhi Pedagang Pasar Kolombo Nyanyi

"Kami cuma mendapatkan tempat relokasi tak layak. Kami juga terkena pungli," kata Sumarsih Satijo.

Tuntutan Belum Terpenuhi Pedagang Pasar Kolombo Nyanyi
TRIBUNJOGJA/CHATARINA BINARSIH
Puluhan pedagang pasar Kolombo menggeruduk kantor kepala desa Condong Catur Rabu (7/11/21012).
Laporan Reporter Tribun Jogja Chatarina Binarsih

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - "Maju tak gentar membela yang benar, maju serentak tentu kita menang. Bergerak-bergerak, serentak-serentak, menerkam, menerjang terjang"

Itulah sebait lagu maju tak gentar yang dinyanyikan puluhan pedagang pasar Kolombo ketika melakukan aksi protes di Balai Desa Condong Catur. Mereka menyanyikan lagu agar pedagang Pasar Kolombo tegar dan semangat untuk menuntut hak-hak mereka sebagai pedagang pasar yang kini sedang direnovasi tersebut.

"Kami cuma mendapatkan tempat relokasi tak layak. Kami juga terkena pungli," kata Sumarsih Satijo.

Mereka menuntut beberapa poin. Diantaranya meminta pedagang lama yang belum tertampung agar bisa masuk di pasar tersebut. Selain itu mereka tukang pungli untuk ditindak.

Puluhan pedagang pasar Kolombo menggeruduk kantor kepala desa Condong Catur Rabu (7/11/21012). Mereka memprotes inisiatif pemerintah Desa Condong Catur yang sedang merenovasi Pasar Kolombo.

Namun rencana tersebut dinilai pedagang tak matang. Sebab tempat sementara pedagang berjualan dianggap sangat tidak layak.Hingga kini pedagang yang melakukan aksi demo baru ditemui pihak pemerintah desa setempat.(*)

Editor: evn
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved