Pilpres AS
Pria Mati Suri Usai Pilih Capres AS
Seorang pria meninggal dunia disaat memberikan suaranya lalu hidup lagi.
Ty Houston (48), seorang perawat, sedang memberikan suaranya pada pilpres di kantor Kotapraja ketika hal aneh terjadi.“Saya sedang mengisi form dan terdapat suami-istri berusia lanjut duduk di dekat meja”, ujar Houston. “Sang istri, yang membantu suaminya mengisi form suara, bertanya padanya. Namun ia (suami) tidak merespon. Sang istri kemudian berteriak minta tolong dan saya langsung mendekat untuk melihat apa yang terjadi,” kisahnya.
Houston kemudian memberikan pertolongan pertama dengan merebahkan korban diatas lantai dan melakukan tindakan.
“Ia telah mati”, Houston menghela. “Sudah tak ada detak jantung dan ia tak bernafas. Saya memulai tindakan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR), dan setelah beberapa menit, ia kembali bernafas! Ia tahu namanya sendiri dan juga nama istrinya,” lanjutnya.
Apa yang terjadi selanjutnya sungguh mengejutkan sang istri dan juga Houston.
Jelas Houston, pertanyaan pertama yang terlontar dari pria itu adalah, “Apakah saya telah memilih,”.
Dengan tercengang, sang istri mengatakan kepadanya bahwa ia telah memilih dan dirinya sangat prihatin akan keadaannya.
“Ia berkata pada suaminya: ‘Hidupmu adalah kepentinganku’”, tiru Houston.
Menurut dirinya, sang suami – yang memiliki penyakit trakeostomi di tenggorokannya – menelan ludah sembari berjuang mempertahankan nafas terakhirnya. Akhirnya, dengan susah payah ia mengatakan pada istrinya, “Ada dua hal penting bagiku. Aku mencintaimu, dan aku telah datang kemari untuk voting,” katanya menirukan pria tersebut.
Syukurnya, beberapa saat setelah mati suri pascamemberikan suaranya, laki-laki itu lalu hidup kembali.
Anggota EMS menjemput pasangan itu menuju Rumah Sakit William Beaumont di Royal Oak, dan Houston menerima ungkapan terima kasih yang tak terputus-putus dari pasangan itu.
“Ini merupakan kehendak Tuhan jika aku berada disini. Tadinya, saya ingin melewatkan pemilihan suara dan pergi makan siang saja”, ungkap Houston.
Sharon Tischler, seorang pramuniaga di lokasi kejadian, membenarkan kisah tersebut namun ia tidak mengingat nama pasangan tersebut. Houston juga tidak mampu mengingat-ingat nama mereka. “Benar-benar seperti skenario 911”, jelas Tischler. “Untungnya ada seseorang yang sigap menolong”. (dailymail.com/MG4-Dewinta)