Pertahankan Adipura, PKL Magelang Bersihkan Alun-alun

Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di pusat kuliner Tuin De Java komplek Alun-alun Kota Magelang

Penulis: had | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, M. Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL)  yang biasa berjualan di pusat kuliner Tuin De Java komplek Alun-alun Kota Magelang, berama-ramai membersihkan lingkungan sekitar tempat berjualan, Jumat (14/9/2012). Mereka menyemprotkan air di sepanjang trotoar berkeramik tersebut kemudian disapu dan digosok hingga bersih.

Kegiatan yang dipelopori oleh Dinas Pengelola Pasar ( DPP) Kota Magelang ini melibatkan seluruh pedagang kaki lima. “Gerakan kebersihan ini juga untuk mengubah kesan yang selama ini melekat di mata pemerintah maupun masyarakat, bahwa keberadaan PKL membuat kota menjadi kumuh dan kotor,” kata Kepala DPP Kota Magelang, Drs Isa Ashari MM, di sela-sela kegiatan.

Isa mengatakan, selain itu tujuan gerakan kebersihan tersebut untuk mendukung program Kota Magelang, yaitu mempertahankan penghargaan di bidang kebersihan berupa piala Adipura.

Kemudian, lanjut Isa, upaya ini juga  untuk  memperindah kawasan, sehingga wajah kota menjadi bersih dan tertib.  Pada kegiatan kerja bakti yang bekerjasama dengan  tidak hanya dilakukan PKL di alun-alun melainkan juga dilaksanakan oleh seluruh karyawan Dinas Pengelola Pasar (DPP) dan dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran.

Isa menambahkan,  kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan rasa nyaman bagi para masyarakat umum yang terbiasa jajan di pusat kuliner ini. “Kegiatan ini  akan dilaksanakan secara rutin  seminggu sekali, tiap hari Jumat,” katanya.

Menurutnya, pemilik lapak yang berjualan di kawasan ini juga memiliki tanggungjawab kebersihan. Karena apabila tempat yang dimanfaatkan untuk mencari nafkah ini bersih dan nyaman, tentunya juga akan berimbas pada peningkatan penghasilan.

Salah seorang pedagang, Wiar mengatakan, memang sudah menjadi kewajiban bagi pedagang untuk menjaga kebersihan di sekitar tempat berjualan. “Sebenarnya sudah ada petugas kebersihan dari pemerintah, tapi tidak maksimal,” ujarnya.(had)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved