Persiba
Enggan Berharap pada Hal yang Tak Pasti
Dengan rasionalisasi gaji, Andi Setiawan hanya akan berkesempatan memperoleh maksimal dua bulan gaji, yaitu bulan Mei dan Juni.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dengan rasionalisasi gaji, Andi Setiawan hanya akan berkesempatan memperoleh maksimal dua bulan gaji, yaitu bulan Mei dan Juni. Meski di awal musim lalu dikontrak hingga September 2012, ia dianggap telah putus kontrak pada bulan Juli. Dengan begitu ia tidak akan mendapatkan gaji bulan Juli.
Walau kemungkinan harus kehilangan gaji bulan Juli hingga September, Andi tidak dapat menolaknya. Menurutnya, jika memang hal itu menjadi keputusan terbaik, ia akan menerimanya.
"Kalau memang hanya bisa mendapat dua bulan gaji, saya akan menerimanya. Mau bagaimana lagi? Saya akan menerima apa adanya, kalau itu memang merupakan hasil yang terbaik," paparnya.
Ia lebih memilih bersikap rasional dengan meneriman putusan rasionalisasi gaji yang ditawarkan konsorsium. Untuk itu ia tidak akan berharap lebih dari apa yang tidak pasti.
"Saya paling tidak suka dengan berharap pada sesuatu yang tidak pasti. Daripada berharap yang tidak jelas, saya lebih pilih bersikap yang masuk akal saja. Masalahnya kalau terlanjut berharap, tapi tidak kesampaian, itu nanti malah lebih sakit," tuturnya. (*)