Penangkapan Teroris
Terduga Teroris Bajak MLM Online
Rizky yang mengelola aset senilai Rp 8 miliar tersebut, yakni tiga rumah mewah, satu ruko, serta tanah di Karo.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di Mapolresta Medan, di setiap tempat persembunyiannya, Rizky yang juga pakar IT, selalu berganti-ganti profesi, misalnya, sebagai penjual buah di kawasan Jalan Ekawarni III, penjual buku di kawasan Jalan Willem Iskandar/ Pancing, dan sebagai petani di kawasan Kabanjahe.
Setelah melakukan penggeledahan di tiga tempat ini, selanjutnya seluruh orang yang diamankan tersebut dibawa ke Mapolresta Medan dan selanjutnya diboyong ke Jakarta.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Irjen (Purn) Ansyad Mbai, mengatakan, ruko di Pancing tersebut lengkap dengan meubel dan isinya.
Ia mengatakan dana pembelian aset tersebut didapatkan dari "menghack" atau membajak peserta MLM online. Modusnya, dua tersangka diikutsertakan sebagai peserta MLM online dan berusaha mengajak masyarakat lain untuk mendaftar.
"Poin-poin peserta MLM online itu dibajak dan ditukar ke broker untuk diuangkan," katanya. (*)