Hip Hop

Hellhouse Inisiasi Event Watchout Dab

merupakan respon terhadap perkembangan arus informasi dalam wacana Hip Hop Lokal maupun Global.

Penulis: rap | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA –  Karena kesamaan pemikiran dan ide yang sama, Hellhouse meyakini budaya populer sebagai resistensi dan sumber utama dalam berkarya, dan merupakan respon terhadap perkembangan arus informasi dalam wacana Hip Hop Lokal maupun Global.

Atas dasar wacana ini, Hellhouse menginisiasi event bertajuk “WATCHOUT DAB!!!” yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta pekan lalu. Acara ini, menurut Alex juga merupakan sarana edukasi, sosialisasi, sekaligus hiburan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Yogyakarta tentang musik Hip Hop melalui Screening Film dan Live perform.

“Watchout Dab juga ingin memperkenalkan dan memberikan persepsi positif tentang Hip Hop kepada masyarakat umum,” tegasnya.


Untuk itu Helhouse bekerja sama dengan hiphopindo.net, sebuahnet-media/web-zine independen pertama yang berkonsentrasi pada budaya hip hop dan komunitas hip hop di Indonesia sejak 1999 lalu. hiphopindo.net merupakan sumber media independen yang memberikan informasi tentang Hip Hop scenes, baik lokal maupun internasional.


Pada acara pekan lalu ini juga diputar film dokumenter berjudul ‘BLACKBOOK’. film yang di produksi oleh Hiphopindo.net dan bekerja sama dengan Cineprime Picture ini di sutradarai oleh Ferri Yuniardo dan Herman Kumala Panca. ‘BLACKBOOK’ menceritakan pergerakan scene Hip Hop di Indonesia dari era 90-an hingga sekarang, serta dari hal yang masih asing sampai menjadi sangat familiar di Indonesia.

Alur cerita yang ditampilkan seolah tidak sengaja, tetapi mampu memberi kesan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara berurutan. Plot-plot yang tersusun rapi membuat penonton mudah untuk memahami jalan cerita tentang kehidupan musik Hip Hop di Tanah Air.


Dalam film dokumenter tersebut, tampak sejumlah rapper-rapper yang menjadi pioneer dalam pergerakan Hip Hop di Indonesia seperti Iwa K, Ras Muhammad, Mizta D, Erik dan Doyz, Saykoji, Soul ID, Pandji, John Sweet Martabak, Ucok Homicide, dan masih banyak lagi. Sejak awal pemutarannya, film ini mendokumentasikan perjalanan hiphop di Indonesia dari sejak zaman Iwa K hingga sekarang.

Selain pemutaran film, juga ada perform dari para Pelopor dan Pelaku Hip Hop berbagai generasi seperti, JAHANAM, ROTRA, D.P.M.B, KONTRA, BEJO (beatbox Jogja), UNCLE CROWD (Surabaya), BENDOT (Pasuruan), TRAHGALI SOULJA (Solo), MC SALAH PAHAM (Alit-Alit Jabang Bayi dan Donny Da Versa) dan lainnya.

Pada event ini diadakan pula diskusi bersama sederet tokoh seperti, Iwa K, John Parapat (founder hiphopindo.net), Ferri Yuniardo (Sutradara Film #BLACKBOOK), dan Abud Bilal (Aktivis Seni Komunitas, Pemerhati musik Hip Hop). (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved