Euro 2012
Menanti Perhelatan Piala Eropa 2012
Perhelatan Piala Eropa 2012 dalam hitungan jam akan segera dimulai. Kota Warsawa di Polandia akan menjadi pusat perhatian jutaan pasang mata
Salah satu masalah yang juga mendapat perhatian khusus UEFA adalah tindakan rasis. Presiden UEFA, Michel Platini tampaknya tak akan lagi mentolerir tindakan rasis di Polandia dan Ukraina.
Bahkan, Platini dengan lantang mempersilakan wasit untuk menghentikan pertandingan jika terjadi tindakan rasis saat pertandingan sedang berlangsung. "Wasit dapat menghentikan pertandingan karena wasit memiliki kekuatan dalam menghadapi kasus rasisme," kata Platini seperti dilansir BBC.
Komentar Platini ini menanggapi pernyataan Balotelli beberapa waktu lalu mengenai masalah rasisme di Piala Eropa 2012 Polandia dan Ukraina. Balotelli mengatakan akan meninggalkan lapangan apabila terjadi serangan rasis kepada dirinya saat pertandingan berlangsung.
"Itu harus diganjar kartu kuning. Bukan pemain yang harus menghakimi kejadian seperti itu, namun wasit lah yang berhak memutuskan bagaimana menghadapi rasisme saat pertandingan," lanjut Platini yang telah menjabata sebagai Presiden UEFA sejak Januari 2007 ini.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, rasisme menjadi kekhawatiran terbesar dalam perhelatan akbar ini. Apalagi menyusul beredar beberapa video yang menggambarkan bagaimana tindakan rasis masih sangat kental dalam sepakbola Polandia dan Ukraina.
"Ini adalah tantangan besar bagi Polandia, tantangan besar untuk Ukraina, tantangan besar juga untuk UEFA . Namun, sejauh ini kami telah melakukan yang terbaik," tegas Platini.
Pemerintah Inggris Boikot Ukraina
Pemerintah Inggris memutuskan untuk memboikot laga penyisihan timnas Inggris di Euro 2012 yang akan dilaksanakan di Ukraina. Aksi ini sebagai bentuk protes Inggris atas pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Ukraina terhadap pemimpin oposisi, Yulia Tymoshenko.
Meskipun menegaskan tetap mendukung usaha Steven Gerrard Cs di Euro, tapi pemerintah Inggris menyatakan tidak ada menteri yang akan berkunjung ke Ukraina. Aksi pemerintah Inggris ini mengikuti jejak pemerintah Jerman dan Perancis yang telah terlebih dahulu mengeluarkan aksi serupa.
Dengan keputusan ini, maka perjuangan keras timnas Inggris di Euro tidak akan disaksikan langsung oleh pejabat mereka. Timnas Inggris tergabung di grup D bersama Ukraina, Perancis dan Swedia. Seluruh laga tersebut akan digelar di stadion-stadion yang berada di Ukraina.
"Pemerintah mendukung penuh partisipasi Inggris di Euro 2012. Kami berharap timnas Inggris bisa meraih kesuksesan di turnamen ini, dan juga bagi para fans di Ukraina dan Polandia," tulis pernyataan resmi Departemen Luar Negeri Inggris seperti dilansir Soccerway, Jumat, 8 Juni 2012.
"Tidak ada pejabat kementerian yang akan menghadiri pertandingan babak grup di Euro 2012. Kami sedang meninjau peluang bisa hadir di babak selanjutnya karena kesibukan jelang Olimpiade dan perhatian serius tentang keadilan dan hukum di Ukraina," lanjutnya.
Inggris menaruh perhatian khusus terhadap Tymoshenko yang dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun sejak 2011. Mantan Perdana Menteri Ukraina yang kini menjadi pemimpin oposisi itu menggelar mogok makan pada bulan April lalu setelah mengaku mendapat siksaan dari sipir penjara.
Terlepas dari beberapa masalah yang ada, Piala Eropa 2012 dipastikan akan menjadi momen penting bagi rakyat Polandia dan Ukraina. Negara Eropa Timur dan Eropa Tengah ini tentu akan bahu membahu untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi 14 negara peserta lainnya. Semoga.
(dari berbagai sumber)