Konflik Keraton Solo
GRAy Murtiyah Merasa Terhina Adanya Rekonsiliasi
GRAy Koes Murtiyah setuju perdamaian namun menolak rekonsiliasi dua raja
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Gusti Ratu Ayu (GRAy) Koes Murtiyah mengaku pihaknya tak menolak perdamaian antara kakaknya Paku Buwono XIII Hangabehi dengan KGPH Tedjowulan terkait dualisme kepemimpinan dalam Keraton Surakarta Hadiningrat. Namun, ia tak setuju cara yang ditempuh lewat Dwi Tunggal.
"Saya mewakili Keraton Surakarta merasa sangat terhina. Kita sama sekali enggak menolak adanya perdamaian, Pemerintah akan kucurkan dana untuk keraton asal keduanya berdamai. Tapi di mana perlindungan hukum masyarakat adat?" ujar Murtiyah dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/6/2012).
Penolakan Murtiyah didasari karena dalam penandatangan dukungan pemerintah dan DPR terhadap Dwi Tunggal dimana menetapkan PB XIII Hangabehi sebagai raja dan Tedjowulan sebagai wakil raja tak sesuai adat. Apalagi, penandatangan PB XIII Hangabehi tidak bisa dilakukan sendiri. (*)