Kunjungan Presiden

Presiden SBY Jajal Kendaraan Mobil eSemar UGM

kami sudah melakukannya untuk diaplikasikan di kegiatan sehari-hari

Presiden SBY Jajal Kendaraan Mobil eSemar UGM
TRIBUNJOGJA.COM/HENDY KURNIAWAN
Mobil eSemar (experimental) 2011 hasil rancangan Tim Semar UGM, yang dipamerkan kepada Presiden SBY.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah melihat mobil listrik karya Tim Semar UGM Yogya bernama eSemar (experimental) 2011 dan menjajalnya, Presiden SBY mengatakan salah satu solusi kendaraan hemat energi adalah dengan mengembangkan alat transportasi bersistem hybrid.


"Kita tahu jika subsidi dan volume penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sangat tinggi, sehingga membebani APBN dan mencemari lingkungan. Untuk itu saya ingin sistem hybrid yang sudah dikenalkan di Indonesia secara bertahap bisa menggantikan kendaraan yang sepenuhnya menggunakan BBM," kata SBY, di Gedung Agung Yogyakarta, Jumat (25/5/2012) malam.


Diharapakannya, nantinya kendaraan akan meninggalkan BBM untuk beralih sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Ia turut senang di berbagai lembaga seperti Pindad, Lipi dan beberapa universitas mulai dilakukan pengembangan secara signifikan mengenai sistem transportasi tenaga listrik.


"Saya bangga karena ada time line maupun road map yang akan ditempuh. Tentu saja research and development untuk menghadirkan alat transportasi listrik memerlukan konsentrasi tinggi. Kemudian untuk urusan regulasi yang menjadi domain pemerintah akan dilakukan. Lalu manakala hasil penelitian dan pengembangan harus masuk ke wilayah industri, tentu ada sisi investasi. Semua itu akan lebih dikolaborasikan, sehingga menghasilkan progres nyata dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, negara kita tidak bergantung kepada transportasi berbahan bakar minyak," tandas SBY.


Sementara itu, pembimbing Tim Semar UGM, DR Eng Jayan Sentanuhady berharap, jika masyarakat semakin mengetahui teknologi yang dikembangkan oleh pihaknya. Sehingga, upaya memberikan pemahaman mengenai teknologi pengganti yang ramah lingkungan dapat dimengerti.


"Jika banyak universitas yang mengembangkan teknologi ini untuk keperluan kompetisi, kami sudah melakukannya untuk diaplikasikan di kegiatan sehari-hari. Mobil ini digunakan dalam lingkup kampus sebagai kendaraan bagi dosen yang sudah lanjut usia agar lebih mobile," tutur pengajar Prodi Teknik Mesin UGM ini. (*)

Penulis: hdy
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved