Satu Abad HB IX

Deklarasi Kerisjati Wadah Perjuangan RUUK DIY

satu wadah bernama Koordinator Keistimewaan Jogjakarta Sejati (Kerisjati)

Tayang:
Penulis: Rina Eviana Dewi | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -- Menyatukan dukungan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tercecer, berbagai elemen masyarakat yang selama ini memperjuangkan RUUK DIY menyatu dalam satu wadah bernama Koordinator Keistimewaan Jogjakarta Sejati (Kerisjati).

Deklarasi Kerisjati dilakukan Minggu (20/5) kemarin di Prenggan Kotagede. Beberapa elemen yang melebur dalam wadah Kerisjati diantaranya, Gerakan Semesta Rakyat Jogja (Gentaraja), Paguyuban Kepala Dukuh dan Kepala Desa seluruh DIY, serta Forum Persatuan Umat Beragama.

Sekjen Gentaraja, Adjie Bantjono mengatakan Gentaraja telah ikut berjuang selama 4 tahun mengawal Rancangan Undang-undang Keistimewaan DIY sejak Agustus 2008. Sejak distaukannya elemen-elemen pendukung penetapan dalam wadah Kerisjati Gentaraja remsi dibubarkan dan berganti menjadi Kerisjati.

Menurut dia mempertimbangan Sabda Tama yang dikeluarkan Kanjeng Sinuwun Sri Sultan HB X 10 Mei kemarin maka kata dia perlu strategi baru memperjuangkan keistimewaan DIY dnegan strategi dan lembaga yang berpijak pada konsepsi dan kepentingan rakyat banyak.

“Setelah berkiprah selama empat tahun kami lakukan evaluasi koreksi dalam membantu memperjuangkan untuk mewujudkan UUK DIY sesuai kehendak rakyat,” katanya.

Dalam hal ini nantinya Kerisjati diharapkan tidak hanya mengadakan gerakan fisik dan tekanan terhadap penguasa. Namun juga melakukan advokasi dengan melibatkan pakar-pakar hukum sejarahwan, budayawan maupun politikus tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bertolak pada nilai sejarah, budaya maupun suara masyarakat Yogyakarta, Ketua Kerisjati KH Abdul Muhaimin mengutarakan perlu merubah strategi cerdas yang disesuaikan dengan kondisi situasi.

Elemen pendukung keistimewaan DIY dalam naungan Kerisjati akan menonjolkan advokasi melalui ranah hukum yang lebih strategis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved