Pelatnas Timnas
Seleksi Timnas Pengaruhi Performa Tim
kondisi pemain tidak dalam kondisi prima. Terlebih untuk pemain yang bergabung dengan Timnas.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tak hanya kubu PSM Makassar yang menyatakan bahwa tim terpengaruh dengan seleksi Timnas. Persiba Bantul yang akhirnya memenangkan pertandingan juga menyatakan hal sama.
Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt berujar, tujuh pemain yang sedang mengikuti seleksi Timnas tampil tidak seperti yang diharapkan. Untuk itu performa mereka juga mempengaruhi tim.
"Pemain yang ikut seleksi Timnas tidak bisa latihan bersama tim. Jadi bagaimanapun itu akan berpengaruh bagi tim," jelasnya.
Ia membenarkan bahwa kondisi pemain tidak dalam kondisi prima. Terlebih untuk pemain yang bergabung dengan Timnas.
"Terlalu banyak pemain kami yang ikut Timnas. Itu sangat susah bagi kami dan klub mana pun. Tapi bagaimana lagi, kami hanya bisa meneriman ini," katanya.
Menurutnya, memiliki pemain yang dipanggil Timnas adalah hal yang membanggakan sekaligus menyedihkan. Hal itu terbukti pada laga melawan Persiba.
Ia berpikir jika ke depan PSSI hanya memanggil pemain untuk bergabung dengan Timnas setelah kompetisi selesai. Dengan begitu, hal itu tidak akan menggangu jadwal tim.
Asisten pelatih Persiba Bantul, Sajuri Syahid pun mengakui bahwa dipanggilnya empat pemain ke Timnas berdampak bagi tim. Hal itu terlihat pada laga melawan Persijap lalu.
Hal itu karena materi latihan di Timnas berbeda dengan di tim sendiri. Hal itu karena memang program latihannya tidak sama.
"Latihan timnas sangat berbeda. Jadi persiapan tim tidak dapat normal. Misal seharusnya tiga hingga empat hari sebelum latihan, harusnya porsi latihan turun. Tapi bisa saja di Timnas masih latihan daya tahan," katanya.
Untuk itu ia memilih membangkucadangkan Slamet Nurcahyo dan baru menurunkannya di babak kedua menggantikan Johan Manaji.
Namun secara khusus ia bersyukur memiliki Nopendi. Meski baru bertanding pada Kamis lalu bersama Timnas, tenaga pemain asli Bantul itu masih mumpuni. (TRIBUNJOGJA.COM)