Satu Abad HB IX
Hadirkan Keluarga Pahlawan
Peringatan seratus tahun HB IX bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai kepahlawanan sosok nan visioner.
Penulis: Sigit Widya |
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pahargyan Pengetan Satu Abad Hamengku Buwono (HB) IX tidaklah mutlak bertujuan untuk mengkultusan sosok HB IX. Namun, perhelatan akbar ini lebih bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai kepahlawanan sosok nan visioner tersebut, yang seiring perkembangan zaman semakin memudar, terutama dalam diri generasi muda.
Bahkan, pada acara puncak peringatan Satu Abad HB IX, salah satu kegiatan yang diadakan adalah pemberian penghargaan kepada keluarga pahlawan nasional dari DIY. Hal tersebut membuktikan bahwa acara ini tak hanya mengakui keberadaan HB IX di DIY.
"Nanti, penghargaan terhadap keluarga pahlawan diberikan secara langsung oleh Raja Kasultanan Hadiningrat, sebagai wujud penghormatan sekaligus harapan kepada generasi penerus untuk tetap melestarikan semangat dan ajaran para pahlawan terdahulu," tutur Sekretaris Panitia, Widihasto Wasana Putra, Selasa (10/4), di Yogyakarta.
Mereka yang akan menerima penghargaan adalah keluarga Ki Hadjar Dewantara, yang diwakili oleh Asti Wandansari; keluarga Jenderal Sudirman, yang diwakili Moh Teguh Soedirman; keluarga Sri Sultan HB IX, yang diwakili oleh GBray Murdokusumo dan GBPH Prabu Kusumi; dan keluarga Prof Dr Ir Herman Johannes, yang diwakili oleh AMG Johannes Amalo.
"Terdapat pula keluarga Ki Sarmidi Mangun Sarkoro, yang diwakili oleh Wiyata Wardhani; keluarga Sajoga, yang diwakili oleh Endang Sulastri; keluarga Soentani, yang diwakili oleh Purwanti; keluarga Soekandar RMS Mangunsudirjo, yang diwakili oleh C Suratmaidah; dan keluarga Hudoro alias Sudoro, yang diwakili oleh RA Issamsiah," lanjut Hasto, panggilan akrab Widihasto Wasana Putra.
Masih ada pula keluarga Ronosuseno, yang diwakili oleh Senen Soepijem; keluarga Sukardjo Wiryopranoto, yang diwakili oleh Sigit Moerdjono. Selain itu, diberikan penghargaan pula untuk keluarga Brigjen Anumerta Katamso dan keluarga IJ Kasimo.
"Penyerahan penghargaan akan dilaksanakan di Bangsal Pagelaran Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Terbatasnya jumlah keluarga pahlawan yang mendapat penghargaan kali ini, bukanlah untuk mengecilkan peran dan arti perjuangan pahlawan yang lain," terang Hasto.
Sebaliknya, sambung Hasto, kesempatan ini justru menjadi momentum bagi generasi muda untuk selalu mengingat dan mengaktualkan nilai perjuangan para pahlawan terdahulu. Sebab, bagaimanapun, keberadaan bangsa dan DIY hingga menjadi seperti sekarang tak lepas dari peran para pahlawan tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Panitia, GBPH Joyokusumo, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam peringatan Satu Abad HB IX. "Terutama generasi muda, kegiatan ini bisa digunakan untuk meningkatkan semangat patriotisme," ujarnya, seusai pemutaran film dan diskusi HB IX di Koesnadi Hardjo Soemantri Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (10/4) pagi. (www.tribunjogja.com)