Polda Jatim Razia di Rutan Medaeng

Petugas Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur merazia rumah tahanan kelas 1 Surabaya, di Medaeng

Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, SIDOARJO - Petugas Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur merazia rumah tahanan kelas 1 Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, untuk mencari para penghuni rutan yang menggunakan narkoba.

Direktur Narkoba Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Bambang Trianto Rabu (7/3/2-012), mengatakan, terdapat sekitar 107 anggota yang dilibatkan dalam razia kali ini supaya pelaksanaannya berjalan dengan cepat dan juga efisien.

"Dalam razia ini, kami juga dibantu oleh petugas Rutan Kelas 1 Surabaya sebanyak 50 orang anggota untuk membantu proses razia yang dilakukan malam ini," katanya.

Ia mengemukakan, dalam razia ini, pihaknya menggeledah sekitar 350 penghuni rutan yang berada di dalam lima ruangan yang berbeda-beda.

"Dari jumlah tersebut terbagi masing-masing 150 penghuni rutan perempuan dan 200 penghuni rutan laki-laki. Seluruhnya dilakukan pemeriksaan mulai dari kamar, tas, dan juga barang bawaan lain yang diduga untuk menyimpan barang terlarang seperti narkoba," katanya. 

Dalam razia yang berlangsung sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB ini, kata dia, petugas tidak menemukan satupun barang bawaan yang diduga mengandung narkotika dan juga barang-barang berbahaya lainnya.

Dirinya juga mengaku akan melakukan razia serupa di lokasi rutan atau juga lembaga pemasyarakatan yang digunakan sebagai lokasi peredaran narkoba.

"Kami akan melakukan razia tergantung dari informasi dan juga perkembangan di lapangan selanjutnya," katanya.'

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya, Djoko H, mengaku tidak bisa mengontrol satu persatu kegiatan seluruh penghuni rutan menyusul minimnya jumlah personel yang berjaga di dalam rutan.

"Kami mengakui jika jumlah penghuni rutan dengan jumlah penjaga sangat tidak seimbang, karena seperti malam ini, hanya ada 15 orang yang bertugas untuk menjaga sekitar 1.700 orang penghuni rutan," katanya. (*)
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved