Agum Gumelar Minta Masyarakat Tak Terpancing Konflik Elit

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Purnawirawan ABRI, Agum Gumelar meminta masyarakat tidak terpancing konflik politik saat ini

Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Purnawirawan ABRI, Agum Gumelar meminta masyarakat tidak terpancing konflik politik saat ini yang cenderung saling tuduh dan fitnah.


"Saat ini situasi nasional yang memanas terutama dalam kancah politik membutuhkan butuh ketenangan dan kearifan semua pihak untuk bersikap," kata Agum di sela penyerahan bantuan Gedung Posyandu di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (7/3).

Menurut dia, masyarakat tidak perlu ikut resah dan biarkan urusan elit politik diselesaikan para elit.

"Biarkan konflik itu diselesaikan orang Jakarta, yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kesejukan dan ketentraman," katanya.

Ia mengatakan, bangsa Indonesia saat ini sangat butuh suasana tenang dan aman agar bisa terus membangun.

"Semua pihak seharusnya mengedepankan rasa saling sayang, saling peduli, saling mengerti dan saling mencintai," katanya.

Agum mengatakan, sesuatu mendasar yang mendesak dilakukan adalah bagaimana tiap pihak menahan diri dan menjauhi sikap caci maki dan saling tuduh.

"Bagaimana bisa membangun bangsa jika semua saling fitnah dan saling mencaci, semua harus bisa menahan diri demi bangsa," katanya.

Ia mencontohkan, masyarakat di daerah lereng Merapi ini pascbencana yang kini tumbuh bisa menjadi cermin langkah pembangunan yang berhasil.

"Pepabri yang memiliki komitmen turut mensejahterakan anggota disebutkan tergerak untuk ikut memberikan sumbangsih bagi pembangunan tiga PAUD di Magelang dan dua PAUD di Sleman," katanya.(*)
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved