Mahasiswa Jurnalistik Jangan Hanya Kejar IPK
Akibatnya, mereka tidak peka dengan kondisi sosial di sekitarnya.
Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Mahasiswa yang berkecimpung di jurusan jurnalistik dinilai hanya melakukan kegiatan akademis. Akibatnya, mereka tidak peka dengan kondisi sosial di sekitarnya.
Padahal dalam dunia jurnalistik kepekaan terhadap lingkungan sekitar sangat penting. Untuk itu mahasiswa butuh ke lapangan melakukan praktik langsung.
Hal itu diungkapkan Krisno Wibowo pembicara dalam Pelathian Jurnalistik “Organisiasi Mahasiswa di Era Keterbukaan Informasi” yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM FISIPOL UMY) di Ruang Sidang Fisipol, Kampus Terpadu UMY Sabtu (25/2/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, mahasiswa lebih cenderung mengejar indek prestasi sehingga hanya mengejar kepentingan akademis semata. Padahal proses jurnalistik perlu melewati wawancara, observasi hingga menghasilkan sebuah tulisan.
Dekan Fisipol UMY, Drs. Achmad Nurmandi M.Sc menjelaskan, Pelatihan Jurnalistik diadakan dalam merangsang minat Jurnalistik mahasiswa Fisipol.
“Keterampilan jurnalistik sebenarnya merupakan sebuah keterampilan yang sangat membantu memperoleh kesempatan kerja,”katanya. (*)