Tenggelam di Sungai Klanduan
Korban Hanyut Sejauh Satu Kilometer
Tiga orang remaja tenggelam di Sungai Klanduan, di Mblandangan, Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman
Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Tiga orang remaja tenggelam di Sungai Klanduan, di Mblandangan, Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu (15/1) sekitar pukul 14.30. Menurut warga setempat, mereka memancing di sungai, dan tak menyadari air tiba-tiba meluap akibat hujan deras.
Tri Hartowo, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, mengatakan, beberapa saat setelah tenggelam, satu dari tiga remaja tersebut, Wisnu Lingga, asal Jaban, Ngaglik, berhasil menyelamatkan diri ketika air meluap. Adapun dua kawan Wisnu tenggelam. Mereka adalah Arya Aditama dan Dhimas Kalingga Putra.
Sekitar tiga jam kemudian, seorang di antaranya ditemukan Tim SAR dalam keadaan meninggal dunia, Minggu petang. Korban diidentifikasi sebagai Arya Aditama, warga Purworejo, Jateng. Jasad ditemukan di dasar sungai sejauh sekitar satu kilometer dari titik di mana korban pertama kali hilang.
Adapun korban ketiga, Dhimas Kalingga Putra (20), asal Jalan Paris Mangkuyudan 56 A, Kota Yogyakarta, belum ditemukan. "Tim SAR terus melakukan pencarian, melibatkan petugas gabungan dari SAR PMI Pakem, PMI Kabupaten Sleman, PMI Provinsi DIY serta beberapa organisasi relawan," jelas Tri Hartowo, Minggu malam.
Pencarian terhadap Arya memakan waktu hingga tiga jam lamanya lantaran terkendala masalah medan yang sulit. Hal ini diakui Joko, seorang anggota PMI Kecamatan Pakem yang melaksanakan penyisiran menggunakan perahu karet.
"Arus sungainya sangat deras, sepertinya meluap ketika hujan tadi. Selain itu, banyak semak belukar di sepanjang aliran sungai dan kondisinya gelap," jelasnya.(*)