Penanggulangan Malaria Dengan Survey Lingkungan
Survey ini bertujuan untuk mengetahui indikasi vector penyebar malaria dan mengetahui lingkungan di sekitar rumah warga yang terserang malaria
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO- Kepala Instalasi Kejadian Luar Biasa Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menula (BBTKL dan P2M) DIY, Mieng Nova Sutopo mengatakan, selain melaksanakan MBS, penanganan malaria di Hargotirto juga akan dilakukan dengan survey lingkungan.
Survey ini bertujuan untuk mengetahui indikasi vector penyebar malaria dan mengetahui apakah lingkungan di sekitar rumah warga yang terserang malaria ada perindukan nyamuk yang menyebabkan wabah malaria.
"Kami ingin mengetahui secara pasti vector penyebaran malarian ini dari jenis apa dan apakah di sekitar lingkungan juga ada perinduka nyamuk yang menyebarkan wabah ini," katanya, Jumat (14/1/2012).
Dia mengungkapkan, selain melakukan survey lingkungan, tim juga akan melakukan penangkapan nyamuk untuk mengidentifikasi nyamuk jenis apa yang menyebarkan malaria di Hargotirto tersebut. Hasil MBS, Survey Lingkungan dan identifikasi nyamuk ini nantinya akan menentukan langkah apa yang akan diambil oleh pemerintah untuk penanggulangan wabah penyakit malaria ini.
Sutopo mengharapkan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberantas penyakit malaria ini diimbangi dengan pola hidup sehat oleh masyarakat. Selain itu, juga diharapkan memakai kelambu yang sudah diberikan serta jika keluar rumah pada malam hari sebaiknya memakai pakaian lengan panjang sehingga mengurangi resiko tergigit nyamuk.
"Warga diharapkan menggunakan kelambu saat tidur serta jika pergi keluar rumah sebaiknya memakai baju lengan panjang," harapnya. (*)