Kapolda Dukung Polwan Jaga Tahanan
Program itu kini mulai diberlakukan di Polresta Yogyakarta guna meningkatkan semua lini di satuan kepolisian
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
Hal itu diungkapkan Tjuk Basuki saat melakukan kunjungan evaulasi kinerja program polisi di Markas Polisi Resort Kota Yogyakarta, Rabu (11/1). "Program itu bagus apalagi tiap Jumat, yang bergender laki-laki sedang melaksanakan salat Jumat,"katanya.
Catatan Tribun Jogja, program penjagaan tahanan, masjid dan pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh Polwan tiap hari Jumat sudah diberlakukan Polresta Yogyakarta sejak peristiwa bom Cirebon terjadi. Mereka melakukan penjagaan di masjid, ruang pelayanan saat polisi laki-laki menjalankan ibadah.
Pada kesempatan kunjungan itu pula, Kapolda meyakini sepanjang tahun 2011 lalu, kinerja kepolisian masih kurang dari harapan masyarakat. Untuk itu, pimpinan setingkat kepala bagian (Kabag), kepala satuan (Kasat)serta kapolsek di jajaran Polresta Yogyakarta diminta mengevaulasi kekurangan pada tahun 2011.
Program yang harus dilakukan saat ini yaitu meningkatkan porsi perhatian kepada masyarakat dibandingkan pelayanan,lanjut Kapolda, perhatian itu selanjutnya akan direalisasikan dalam pelayanan. "Porsinya 68 persen meningkatkan perhatian soal apa yang dibutuhkan masyarakat,"katanya.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Mustaqim mengatakan, polisi masih terus mencoba melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Khususnya menekan angka gangguan keamanan masyarakat yang terjadi di masyarakat.
"Semua jajaran pimpinan, setingkat Kabag, Kasat dan Kapolres itu akan bersinergi menjaga keamanan lingkungan di sekitarnya,"ujarnya.
Meski begitu, kapolres tak memungkiri pihaknya masih memiliki perkerjaan rumah yang belum terselesaikan seperti kasus perampokan Bank BRI cabang Timoho yang terjadi dua kali.
"Soal itu juga masih terus diproses meski diakui belum ada titik kejelasan soal siapa pelakunya,"ujarnya. (*)