Dititipkan di RS Wirosaban, Motor Tiger Hilang
bahkan di penitipan motor pelaku mampu membawa kabur ranmor
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
Mereka menggunakan modus merusak kunci, menggunakan kunci palsu, atau juga ada yang memanfaatkan kelalaian pemilik kendaran yang meninggalkan kunci di kendaraannya. Para pelaku pencurian pun dalam melakukan aksinya biasanya tidak hanya di jalanan umum, tempat parkir maupun tempat hiburan namun juga di kompolek pemukiman dan kos-kosan.
Dikawasan Umbulharjo, pelaku pencurian sepeda motor sangat berani. Bahkan di tempat penitipan motor di Rumah Sakit Wirosaban, satu unit motor Tiger Revo seharga Rp 20 juta bernomor polisi B 6740 PIA hilang dibawa pencuri.
“Waktu itu saya titipkan di sana pada hari Sabtu. Per hari biaya penitipan sebesar Rp 5 ribu, saat kembali motor sudah hilang dan pengelola penitipan tidak tahu soal motor yang hilang,”kata Heri Febrianto, saat melapor ke Polda DIY, Kamis (12/1).
Kasus itu berbuntut panjang lantaran pihak pengelola parkir belum bersepakat untuk menganti motor. Mereka bersedia menganti sebesar Rp 10 Juta dengan catatan, STNK, BKPB dan kunci diserahkan ke pengelola.
Modus lain yang kerap digunakan pencuri yaitu menunggu pemilik lengah. Seperti yang terjadi pada Sindra Maulana (26) warga Keparakan Elor, Keparakan, Mergangsan Yogyakarta. Dia harus merelakan motor Kawasaki Ninja warna Hijau bernopol AB 2465 JO yang hilang saat parkir di wanet Hero Net yang berada di Jalan Imogiri Timur No 127 Giwangan Umbulharjo Yogyakarta, Minggu (8/1).
“Sekitar pukul 22.00 WIB. Tanpa mengunci stang, korban kemudian masuk menuju warnet untuk bermain internet,”kata Kapolsekta Umbulharjo, Kompol Iqbal Yudhi, Kamis (12/1).
Sekitar 45 menit asik bermain Internet, korban kemudian keluar lokasi parkir berniat pulang. Namun, saat berada di parkiran, sepeda motor seharga Rp 15.7 Juta dari tempat semula. Korban berusaha mencari dengan menanyakan ke petugas warnet tetapi tidak mengetahui.
Data Satuan Reserse Kriminal Polresta Kota Yogya menyebutkan, kejadian curanmor tahun 2009 tercatat sebanyak 147 kasus. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan tahun 2010 yang tercatat sebanyak 194 kasus.
“Kawasan yang patut diwaspadai yaitu daerah Umbulharjo. Disana rawan tindak pencurian bermotor,”kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Donny Siswoyo. (*)